Menperin Lobi Toyota Bantu Indonesia Buka Keran Ekspor Mobil ke Australia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia berencana memperluas pasar ke Australia lewat kerja sama dagang IA-CEPA (Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia). Termasuk dalam hal ekspor kendaraan secara utuh (Completely Built Up/CBU) ke Negeri Kanguru.

Menindaki hal tersebut, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita coba melobi Toyota yang punya pabrikan di Indonesia agar mau membuka peluang ekspor kendaraan ke Australia.

"Kita mau membuka pasar ekspor Toyota ke Australia, dan mereka mempertimbangkan," kata Menperin Agus dalam sesi teleconference, Kamis (11/3/2021).

Menerima tawaran tersebut, Toyota saat ini disebutnya tengah menyesuaikan produk otomotif yang cocok untuk dikembangkan ke Indonesia dan diekspor ke Australia.

Nantinya, Pemerintah RI akan menyusun regulasi dalam perizinan ekspor kendaraan secara utuh (CBU) ke Negeri Kangguru.

"Jadi policy-policy itu jauh lebih besar, dan mendorong investasi yang dibutuhkan oleh Australia itu sangat penting," ujar Menperin Agus.

Selain Toyota, Menperin Agus dalam kunjungannya ke Jepang juga telah dan akan bertemu dengan produsen otomotif besar di sana seperti Mitsubishi Motors, Honda, Suzuki, dan Mazda,

Di samping itu, Pemerintah RI juga akan berdiskusi dengan beberapa counterpart seperti Ministry of Economy, Trade and Industry (METI) dan special advisor kantor Perdana Menteri Jepang. Delegasi juga akan bertemu Kaidanren dan Japinda (Japan Indonesia Association).

"Kami akan all-out untuk menarik investasi. Kunjungan kali ini khusus untuk mengawal komitmen investasi baru sektor otomotif dan petrokimia. Dengan METI, kami akan menjajaki proses evaluasi dan tindak lanjut IJEPA (Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement) dan New MIDEC (Manufacturing Industry Development Center)," tuturnya.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

Menperin Rayu Mazda Bangun Pabrik Pertama di Indonesia

Mobil listrik Mazda MX-30 (Carscoops.com)
Mobil listrik Mazda MX-30 (Carscoops.com)

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam kunjungan kerjanya ke Jepang coba berkunjung melobi berbagai perusahaan otomotif raksasa asal Negeri Sakura, salah satunya Mazda.

Agus Gumiwang bercerita kepada Mazda, bahwa perusahaan otomotif tersebut belum memiliki pabrik di Indonesia. Dia lantas merayu Mazda untuk membangun pabrik otomotif pertamanya di Tanah Air.

"Pada pertemuan dengan Mazda, Mazda memang selama ini belum mempunyai pabrik di Indonesia. Dan memang upaya kami untuk mendorong agar mereka sesegera mungkin bisa melakukan investasi ke Indonesia," ujarnya dalam sesi teleconference dari KBRI Tokyo di Jepang, Kamis (11/3/2021).

Jika membangun pabrik di Indonesia, Menperin Agus menjanjikan Mazda prospek pasar yang bagus. Terlebih saat ini dikatakannya sudah ada kelompok penggemar fanatik Mazda di Jakarta yang cukup aktif.

"Kita meyakinkan Mazda bahwa market di Indonesia sangat besar. Rasio kepemilikan kendaraan di Indonesia masih terlalu kecil. Artinya potensi investor masuk masih sangat baik," ucapnya.

Pasca menerima bujukan tersebut, Mazda disebutnya akan segera mempertimbangkan dan melakukan perhitungan terhadap kebutuhan investasi di Indonesia.

"Mudah-mudahan ketika nanti kita kembali ke Jepang bulan Mei 2021, kita sudah mendengar progresnya terhadap kemungkinan mereka melakukan investasi di Indonesia," tukas Menperin Agus.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: