Menpora akan berkantor di Papua untuk pastikan PON lancar

·Bacaan 1 menit

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan akan berkantor di Papua selama Pekan Olahraga Nasional (PON) berlangsung pada 2-15 Oktober.

Selama di Papua, Zainudin akan rutin bersafari ke arena pertandingan yang ada di empat klaster penyelenggaraan PON untuk memastikan multievent nasional empat tahunan tersebut berjalan aman dan lancar.

“Untuk mempermudah koordinasi dan komunikasi dengan PB PON yang ada di sana, saya dan teman-teman akan berkantor dari Papua. Teman-teman yang ada di klaster juga akan bergantian, tapi saya akan ada di sana selama PON berlangsung untuk memastikan supaya semua berjalan lancar,” ujar Zainudin dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat.

“Kami akan berkeliling ke beberapa tempat-tempat pertandingan, baik di Kabupaten dan Kota Jayapura, Kabupaten Merauke maupun Kabupaten Mimika,” tambah dia.

Baca juga: Dana tambahan Rp1,4 triliun untuk PON Papua sudah disahkan

Dia mengaku telah meminta izin kepada Presiden Joko Widodo agar bisa berkantor di Papua hingga PON selesai. Apabila ada rapat terbatas Menpora tetap bisa menghadiri melalui virtual.

"Saya juga sudah minta izin ke Pak Presiden, saya di Papua sampai PON selesai. Nanti kalau ada ratas saya bisa tetap hadir melalui zoom, itu pernah saya lakukan juga waktu kunjungan ke Jayapura," ujar dia.

Dia mengatakan hingga saat ini tidak ada hambatan berarti pada penyelenggaraan PON, bahkan laga pertama PON Papua yang mempertandingkan sofbol putra di Kota Jayapura pun berjalan lancar.

Selain itu, protokol kesehatan menurutnya juga sudah diterapkan dengan baik sebagaimana arahan Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Dan percepatan vaksinasi sampai sekarang pun terus dilakukan," kata dia.

Baca juga: Presiden Jokowi akan buka PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel