Menpora dan Raffi Ahmad Sambut Baik Keputusan Promosi-Degradasi Liga 1

·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Zainudin Amali, mendukung keputusan PSSI yang akhirnya menerapkan sistem promosi dan degradasi untuk Liga 1 dan Liga 2 musim 2021-22. Menurutnya, sebuah kompetisi memang harus mewujudkan sistem tersebut.

"PSSI sudah memutuskan tetap ada promosi dan degradasi. Saya mendukung karena ini kompetisi bukan turnamen," ucap Amali usai pertemuan dengan Raffi Ahmad di Kantor Kemenpora, Kamis 27 Mei 2021.

Sebelumnya, induk sepakbola nasional itu sempat menghembuskan isu bakal tak adanya degradasi untuk Liga 1. Mereka berdalih itu merupakan permintaan klub lantaran kondisi yang sulit di tengah pandemi COVID-19.

Beruntung, PSSI segera mengubah sikapnya. Institusi yang dipimpin oleh Mochamad Iriawan itu telah melakukan rapat Komite Eksekutif (Exco) yang memutuskan tetap ada promosi dan degradasi pada musim depan.

Amali pun menyambut baik keputusan tersebut. Menurutnya, setiap tim akan tampil dengan kemampuan terbaik jika promosi dan degradasi diberlakukan.

"Tentu tim-tim yang di atas akan berusaha mempertahankan posisinya. Sementara, yang di bawah bisa naik. Makanya, kami mendukung keputusan ini," tutur politikus Golkar tersebut.

Di sisi lain, keputusan ini juga mendapat dukungan dari pemilik Rans Cilegon FC, Raffi Ahmad. Dia mengaku akan mengikuti apa pun keputusan PSSI.

"Semua keputusan kami serahkan ke PSSI. Apa pun itu, kami legowo," jelas Raffi.

PSSI sendiri berupaya menggulirkan Liga 1 antara tanggal 3 hingga 7 Juli 2021. Sementara, Liga 2 akan dimulai 14 hari setelahnya.

Sebelum itu, federasi tertinggi sepakbola nasional akan terlebih dulu menggelar kongres tahunan pada 29 Mei mendatang. Mereka juga masih menunggu terbitnya surat izin keramaian dari pihak Kepolisian sebagai dasar menggelar kompetisi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel