Menpora: Hambalang Bukan Satu-satunya Pilihan untuk Pemusatan Latihan

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menanggapi ramainya isu pembangunan kembali Kompleks Olahraga Hambalang. Karena muncul kabar akan digunakan sebagai pemusatan latihan olahraga nasional.

Dikatakan Amali, terkait hal tersebut masih belum pasti. Karena dari Kemenpora harus memastikan kelayakan aspek teknis dan juga yuridis-nya. Mengingat pernah jadi masalah hukum.

Belum lagi, sebelumnya Kemenpora sudah membuat grand design olahraga Indonesia. Mereka berencana membuar sentra pemusatan latihan di beberapa daerah.

"Memang kita fokus pembinaan untuk pemusatan latihan. Setelah hasil seleksi dari pembinaan (usia SMP) di 10 sentra di daerah, kemudian dilatih selama 3 tahun dalam pembinaan yunior (usia SMA) di SKO Cibubur," kata Amali.

"Tetapi Hambalang belum bisa dipastikan akan digunakan, hanya menjadi pilihan utama karena Hambalang itu sudah tercatat dalam aset negara di Kemenpora. Namun demikian harus dipastikan terlebih dahulu kelayakan aspek teknisnya, dan juga yang tidak kalah penting aspek yuridisnya (karena Hambalang ini sempat ada masalah hukum)," imbuhnya.

Karena itulah, Amali meminta para pemangku kepentingan dalam olahraga Indonesia tidak langsung menyimpulkan Hambalang jadi lokasi pemusatan latihan ke depannya.

Karena menurut dia, masih ada opsi lain yang bisa menjadi pilihan untuk jadi sentra olahraga Indonesia dalam mewujudkan target mencetak atlet terbaik Tanah Air.

"Kepada publik olahraga jangan langsung menyimpulkan bahwa Hambalang akan segera dibangun kembali. Kita juga masih mempertimbangkan alternatif lain, bila pilihan lain itu lebih baik untuk digunakan maka kita tentu akan mempertimbangkan dari sisi teknis dan yuridisnya.

Dilanjutkannya pembangunan proyek Hambalang ini tak lepas dari keinginan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Karena program yang digarap sejak 2010 sudah mangkrak begitu lama.