Menpora Kasih Bocoran soal Jadwal Liga 1

Riki Ilham Rafles, Uga Andriansyah (Medan)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali memberikan bocoran terkait jadwal Liga 1 dan Liga 2 2021. Kepastian yang telah lama dinantikan oleh publik pecinta sepakbola di Indonesia.

Sejak Maret 2020 sampai sekarang, tidak kunjung ada kepastian kapan sepakbola Indonesia berdenyut kembali. Penangguhan akibat pandemi COVID-19 dirasakan sudah lama sekali.

PSSI sempat merancang lanjutan kompetisi pada Oktober 2020. Namun, karena tingkat penyebaran pandemi COVID-19 masih tinggi, Kepolisian tidak memberikan izin keramaian.

Setelah begitu lama menggantung, akhirnya Menpora turut campur tangan. Amali berkoordinasi langsung dengan Kepolisian agar mendapat solusi kompetisi bisa digulirkan kembali.

Amali ditanya mengenai kepastian jadwal Liga 1 dan Liga 2. Dia menuturkan, jika proses izin berjalan lancar, kemungkinan kompetisi jalan lagi usai Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada pertengahan Mei 2021.

“Tapi secara umum kalau itu nanti diizinkan, maka pertama adalah pertandingan dalam bentuk turnamen pra musim karena akan terpotong oleh puasa. Jadi, setelah itu akan diadakan kompetisi,” kata Amali saat ditemui di Medan, Senin 15 Februari 2021.

Lebih lanjut dia menjelaskan, turnamen pramusim nantinya ditujukan sebagai simulasi menerapkan protokol kesehatan. Sehingga ketika kompetisi berjalan, semuanya sudah bisa beradaptasi dengan cara baru.

“Semua orang yang masuk ke dalam itu ada jumlahnya dan unsurnya masing-masing. Kemudian tidak boleh ada suporter yang kadang mereka tidak masuk ke lapangan, tetapi keliling-keliling di luar stadion juga tidak boleh ada nonton bareng," tuturnya.

Dikatakan oleh Amali, saat ini PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sedang mematangkan penerapan protokol kesehatan dalam pertandingan. Nantinya akan dibahas bersama Kemenpora dan diajukan ke Kepolisian.

"Mereka memaparkan tentang penerapan protokol kesehatan, serta berbagai hal yang juga direspons oleh peserta rapat. Selanjutnya kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk mempelajari dari usulan serta persiapan dari PSSI dan PT LIB itu,” katanya.

Sebagai Menpora, dia merasa kebutuhan akan bergulirnya kompetisi amatlah penting. Karena tujuannya untuk mematangkan pemain Timnas Indonesia yang akan bertanding di level internasional.

“Kita berharap dan tapi kita optimis (bisa berjalan). Ada satu hal kenapa kita butuhkan kompetisi karena kita sedang menyiapkan tim nasional untuk U-20, U-23 Sea Games dan untuk senior. Kalau tidak ada kompetisi bagaimana dia bisa tahu kekuatan sampai di mana,” ujar Amali.