Menpora Klaim Presiden Jokowi Mau Ada Penonton di Stadion

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali amat percaya diri jika protokol kesehatan dalam sepakbola bisa dijalankan maksimal. Sebab, Piala Menpora 2021 yang sudah sampai leg pertama semifinal bisa berjalan lancar.

Amali melakukan tinjauan ke Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Jumat 16 April 2021. Dia turut menyaksikan langsung di tribun bagaimana jalannya pertandingan antara Persib Bandung melawan PSS Sleman.

Dalam kesempatan tersebut, Amali mengaku sudah banyak dapat masukan dari masyarakat terkait dengan keinginan adanya penonton yang diperbolehkan masuk ke stadion ketika Liga 1 dan Liga 2 bergulir nanti.

Bahkan Amali mengklaim Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo juga memerintahkan dia berkoordinasi dengan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru beserta kepolisian untuk melihat sejauh mana kemungkinannya.

“Ya memang banyak aspirasi yang sudah disampaikan oleh masyarakat baik kepada kami, kepada PSSI, kepada LIB. Ada keinginan untuk kedepan pada saat kompetisi bagaimana ada penonton yang terbatas bisa menonton langsung,” kata Amali, dikutip dari laman Ligaindonesibaru.com.

“Dan bapak presiden sudah memberi arahan kepada saya pada saat melaporkan kepada beliau di istana tentang penyelenggaraan pra musim yang sudah memasuki semifinal ini."

“Dan beliau juga memerintahkan kepada saya untuk berkoordinasi dengan PSSI dengan LIB, dengan pihak kepolisian dan juga dengan satgas untuk mempersiapkan bagaimana kemungkinan itu (dengan penonton)."

Pernyataan Amali ini terkait instruksi Presiden Jokowi ini cukup mengejutkan. Karena opsi membiarkan ada penonton walaupun secara terbatas di tengah penyaluran vaksin COVID-19 yang belum maksimal akan berisiko.

Bagaimana skema yang akan dilakukan PSSI dan PT LIB dalam melakukan seleksi siapa yang boleh hadir dalam stadion, apakah yang sudah vaksin COVID-19 atau cuma sekadar menjalani rapid tes dan lainnya.

Amali berharap PSSI dan PT LIB mau melakukan kajian akan hal tersebut. Karena ini juga penting bagi mereka untuk meyakinkan aparat kepolisian dalam menerbitkan izin.

"Harus kita kaji tetapi untuk pra musim ini tetap kita laksanakan dengan izin tanpa penonton. Kedepannya seperti apa tentu tugas saya dan teman-teman PSSI dan LIB, untuk mempersiapkan kajiannya. Tanpa kajian yang matang kita tidak mau asal-asalan," tuturnya.