Menpora Minta Supporter Bola Segera Bentuk Organisasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali meminta para suporter segera membentuk atau menjadi organisasi berbadan hukum. Karena hingga sekarang belum banyak yang memenuhi sebagaimana yang disyaratkan oleh peraturan.

"Banyak yang belum menjadi organisasi kan, punya AD/ART, punya keanggotaan dan sebagainya, itu yang sedang kita dorong tetapi tetap bersama-sama Federasi," kata Zainuddin Amali di Kota Malang, Senin (22/11).

Kemenpora, sesuai undang-undang diminta untuk mensosialisasikan ketentuan sebagaimana dalam undang-undang. Tugas itu sudah mulai dijalankan dan terus mendorong agar supporter sepak bola menjadi organisasi yang diakui secara perundang-undangan.

"Kita sudah mulai, tetapi tetap saya menggandeng Federasi, kita tidak jalan sendiri. Jadi kan nanti akhirnya yang akan berkoordinasi mereka (supporter) dengan klub, bukan dengan pemerintah. Sesuai yang ada dalam undang-undang itu, pembinaan supporter mereka harus terorganisir," urainya.

Zainuddin mengaku beberapa waktu lalu telah mengundang kelompok-kelompok supporter yang dinilai memiliki greget besar. Mereka diminta merumuskan sendiri sesuai keinginan tentang implementasi dari undang-undang tersebut

"Saya mau ini button up, tetapi koridornya undang-undang. Kalau dulu ada yang ingin tidak terorganisir, kalau ini tidak bisa. harus terorganisir," tegasnya.

Sehingga apabila terjadi sesuatu, supporter juga harus tanggung jawab. Organisasi supporter tidak hanya mendapatkan hak, tetapi juga punya kewajiban.

"Harus tertata harus punya relasinya dengan klub, harus. dan klub punya tanggung jawab membina," tegasnya.

Bukan Syarat Kompetisi

Namun ditegaskan oleh Zainuddin Amali, bahwa ketentuan organisasi supporter bukan syarat jalannya kompetisi yang saat ini sedang dihentikan sementara.

Polri telah menerbitkan SOP dan Kemenpora tengah mempersiapkan pertemuan dengan Kapolri untuk memutuskan rencana kelanjutan kompetisi. Tetapi muncul opsi rencana Liga akan berjalan sementara tanpa penonton, sambil mengikuti perkembangan.

"Tetapi ada beberapa opsi-opsi, mungkin di awal belum ada penonton yang penting kompetisi jalan dulu," tegasnya.

Seiring waktu, Zainuddin mendorong, suporter dan klub segera menyiapkan perangkat keorganisasiannya. Begitu nantinya kompetisi dibuka penuh dengan penonton, supporter sudah berbadan hukum.

"Beberapa, kayak Jakmania kan sudah jadi organisasi, yang lain ini harus segera. Artinya saya berharapnya, begitu dimulai ada penonton, organisasi itu sudah dibentuk. Jadi jelas, ini ada kartunya, ada keanggotaannya, kalau ada apa-apa dia terjamin, ada perlindungannya, kalau membuat rusuh juga harus tanggung jawab," urainya lagi.

Menpora selama dua hari berada di Kota Malang, Jawa Timur,. Serangkaian kegiatan dihadiri nya, termasuk membuka Pekan Olah Raga Wartawan Nasional (Porwanas) XIII, Senin (21/11). [cob]