Menpora Peringatkan Suporter

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali meminta tim dan suporter yang menjadi pemenang Piala Menpora nantinya tidak menyikapinya dengan euforia secara berlebihan.

"Kalau sudah salah satu menjadi juara jangan berpawai. Jangan selebrasi berlebihan, syukuri saja apa yang didapat," pesan Menpora dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat 23 April 2021.

Menurut dia, euforia berlebihan dikhawatirkan bisa memunculkan kerumunan di jalanan, sementara upaya-upaya pemerintah dalam membendung penyebaran virus corona di Tanah Air harus didukung semua lapisan masyarakat.

Tak lupa, Amali kembali menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para suporter dan para pecinta bola di Tanah Air karena telah mematuhi aturan yang dikeluarkan PSSI dan LIB.

Yakni, untuk tidak menonton di stadion dan menonton dari rumah, mengingat Indonesia masih dalam situasi pandemi.

"Untuk para suporter apresiasi yang tinggi dan terimakasih sudah mau bekerjasama mensukseskan turnamen pra musim Piala Menpora 2021 ini," ujarnya.

Persija Jakarta dan Persib Bandung akan kembali menjalani duel dalam laga final leg kedua turnamen pramusim Piala Menpora 2021 yang akan berlangsung di Stadion Manahan Solo pada 25 April 2021.

Duel tersebut final leg kedua dan merupakan pertandingan penutup turnamen Piala Menpora yang telah dimulai pada 21 Maret 2021 dengan 17 tim yang mengikutinya. Pada laga final leg pertama di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, 22 April lalu, Persija unggul 2-0 atas Persib.

Menpora menyampaikan harapannya agar pertandingan final leg kedua Piala Menpora berjalan lancar seperti pada pertandingan-pertandingan sebelumnya.

"Saya berharap pelaksanaan babak final leg 2 Piala Menpora dapat berjalan dengan lancar. Ini menjadi pertandingan penutup untuk turnamen pra musim sebelum memasuki kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim depan,” kata Menpora.

Menpora Amali juga berharap kedua tim, yakni Persija dan Persib menampilkan permainan terbaik mereka dengan mengedepankan teknik dan sportivitas yang tinggi.

"Mereka harus dapat menyuguhkan tontonan yang menarik dan menghibur, itu sebagai imbalan bagi para suporter dan masyarakat umum pencinta sepak bola yang sudah patuh menonton dari rumah, tidak berkerumun dan tidak nonton bareng," pungkas Menpora Amali.