Menpora restui penyelenggaraan kompetisi olahraga dengan syarat

·Bacaan 2 menit

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali merestui penyelenggaraan kompetisi olahraga di era pandemi namun dengan syarat harus menerapkan standar protokol kesehatan yang tinggi.

Dalam rapat koordinasi bersama perwakilan induk cabang olahraga tentang penyelenggaraan kompetisi secara virtual di Jakarta, Rabu, Zainudin menyampaikan bahwa meski masih pandemi, kegiatan olahraga harus tetap berjalan dengan tidak mengesampingkan upaya pemerintah dalam penanggulangan pandemi COVID-19.

“Sekarang kita masih di tengah-tengah pandemi COVID-19. Tetapi kita tidak boleh berdiam diri, kegiatan olahraga harus sudah kita lakukan. Tetapi, upaya-upaya pemerintah untuk melakukan penanganan COVID-19 juga harus mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat termasuk kita yang ada di sektor olahraga,” katanya dikutip laman resmi Kemenpora, Rabu.

Meski pihaknya merestui, presentasi masing-masing terkait rencana kompetisi olahraga masih harus mendapat pertimbangan dari Kepolisian RI yang memiliki kewenangan memberikan izin keramaian.

Dia juga memastikan bahwa semua cabang olahraga akan mendapat perlakuan yang sama dan diberikan rekomendasi dari Kemenpora untuk memulai kompetisinya.

“"Jika sudah ada video simulasinya dan tidak ada masalah, kami akan merekomendasikan ke Mabes Polri. Jadi, mekanismenya adalah kita bentuknya rekomendasi tetapi permohonan izin dari cabang langsung ke Mabes Polri," ujarnya.

Baca juga: Menpora puas dengan penerapan prokes Liga 1 2021

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Kepolisian Negara RI (Wakabaintelkam Polri) Irjen Pol Suntana menyampaikan bahwa pada prinsipnya Polri mendukung kegiatan olahraga yang akan diselenggarakan beberapa cabang olahraga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Pada prinsipnya kami mendukung apa yang akan dilakukan oleh teman-teman. Pengalaman kami bersama Pak Menpora di sepak bola tanpa penonton tahun lalu sampai sekarang, tetapi tetap dengan prokes ketat dan 5M, termasuk PON dan lain-lain. Hanya kami menunggu simulasinya saja dari masing-masing cabang olahraga," kata Suntana.

Ada empat cabang olahraga yang berencana menggulirkan kompetisi dalam waktu dekat, antara lain panjat tebing, squash, bola basket, dan bulu tangkis.

Pada cabang squash dan panjat tebing akan memulai kejuaraan nasional. Perbasi rencananya akan memutar Liga Bola Basket Indonesia (IBL) musim kompetisi 2022 dan turnamen Liga Mahasiswa. PBSI dijadwalkan menggelar empat turnamen beruntun pada akhir tahun, yakni Indonesia Masters, Indonesia Open, BWF Wolrd Cup Finals, dan Indonesia Internasional Challenge.

Baca juga: IBL gelar audiensi bersama Perbasi dan Menpora terkait musim 2022
Baca juga: Empat tim baru resmi ikuti IBL 2022, satu dari Kalimantan
Baca juga: Peserta PON Papua yang langgar prokes bakal kena sanksi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel