Menpora Tegaskan Izin Liga 1 dan Liga 2 Menunggu Kepulangan Kapolri

·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Zainudin Amali, menyatakan izin keramaian untuk menyelenggarakan Liga 1 dan Liga 2 bakal segera keluar. Hanya saja, masih menunggu kepulangan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari Papua.

Seperti diketahui, Menpora telah melakukan rapat koordinasi dengan sederet pemangku kepentingan mulai dari Polri, BNPB, PSSI, dan LIB. Pada rapat yang digelar Senin lalu, Polri yang diwakili oleh Asops Kapolri Irjen Polisi Imam Sugianto menegaskan jika surat izin keramaian kompetisi Liga 1 dan Liga 2 paling lambat Kamis ini, 27 Mei 2021.

Nyatanya, sampai hari ini, surat izin belum dikeluarkan. Ternyata, dijelaskan oleh Amali, Kapolri sedang melakukan kunjungan ke Papua bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Keduanya baru berangkat hari ini.

Politikus asal Gorontalo meyakini jika izin tetap akan dikeluarkan. Hanya saja, waktunya yang memang sedikit tertunda.

"Soal izin, saya kira komitmen Polri sudah sangat jelas. Saya yakin Polri akan segera keluarkan itu (izin) tapi sekarang belum memungkinkan karena Kapolri dan Asops ada di Papua," kata Amali dalam konferensi pers di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis 27 Mei 2021.

"Saya yakinkan kepada seluruh masyarakat bahwa izin kompetisi Liga 1 dan Liga 2 pasti akan dikeluarkan tinggal tunggu waktu. Kita tunggu Kapolri kembali dari Papua," jelasnya.

Lebih lanjut, Amali juga menegaskan jika Polri sudah berkomitmen untuk mendukung terselenggaranya kompetisi sepakbola Indonesia. Maka itu, dia sangat yakin perizinan bakal keluar dalam waktu dekat.

"Sudah tak ada masalah lagi. Izinnya Insya Allah akan keluar, hanya tinggal tunggu waktu saja," tutur Amali.

Rencananya, Liga 1 akan digulirkan antara tanggal 3 hingga 7 Juli 2021. Sementara, Liga 2 akan dimulai 14 hari setelah Liga 1 dimulai.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel