Mensesneg: Jokowi Pilih dari Angkatan Darat Jadi Panglima, AL Bisa Periode Berikutnya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Mensesneg Pratikno menyatakan calon panglima harus berasal dari kepala staf TNI. Dari tiga kepala staf, terdapat dua pilihan kuat calon Panglima TNI, yakni KSAD Jenderal Andika Perkasa dan KSAL Laksamana Yudo Margono.

Pratikno menjelaskan alasan Presiden Jokowi memilih KSAD Andika Perkasa meski sisa masa jabatannya hanya 13 bulan.

"Eggak apa-apa kan tetap saja, syarat Panglima TNI itu kan harus kepala staf, kepala stafnya kan sekarang ini kan TNI AU sudah panglima jadi pilihannya AD dan AL, Pak Presiden sudah memilih angkatan darat," kata Pratikno di DPR RI, Rabu (3/11/2021).

Pratikno menyebut jabatan Panglima dari matra laut bisa diusulkan di periode calon panglima selanjutnya.

"Kan bisa nanti pada periode berikutnya," kata dia.

Diputuskan Jokowi Sebelum ke Luar Negeri

Menurut Pratikno, Presiden Jokowi telah memutuskan pilihan calon panglima sebelum berangkat kunjungan kerja ke luar negeri beberapa waktu lalu.

"Sebelum berangkat ke luar negeri," pungkas dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel