Mensos: Data Penerima BLSM Sedang Diverifikasi

Batam (ANTARA) - Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengatakan, data penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sedang diverifikasi hingga April mendatang bersamaan dengan rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

"Sekarang verifikasi sedang berjalan dan juga dilakukan uji petik di lapangan oleh petugas yang mendatangi langsung rumah penerima BLSM," kata Menteri Sosial di Batam, Jumat.

Pemerintah berencana menaikkan harga BBM bersubsidi pada 1 April mendatang dan sebagai kompensasi kenaikan tersebut akan diberikan BLSM sebesar Rp150.000 perbulan/ keluarga selama sembilan bulan.

Pemerintah sudah menganggarkan dana BLSM sekitar Rp25 triliun untuk sebanyak 18,5 juta keluarga miskin atau 74 juta jiwa selama sembilan bulan yang dibayar tiga bulan sekali.

Data yang diterima Kementerian Sosial merupakan pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2012 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik, sehingga datanya bisa "satu pintu".

Kementerian Sosial dan PT Pos Indonesia sudah mencetak kartu penerima BLSM untuk satu juta keluarga miskin daerah perkotaan dengan alasan lebih mudah dijangkau, sehingga begitu harga BBM mulai dinaikkan pada 1 April 2012, maka BLSM bisa langsung disalurkan.

Menteri Sosial Salim Segaf mengatakan, naiknya harga BBM dipastikan akan terjadi inflasi sehingga daya beli masyarakat menurun sehingga perlu diberikan bantuan sebagai perlindungan sosial bagi masyarakat tidak mampu.

"Tapi program lain untuk kesejahteraan sosial harus tetap jalan seperti Kelompok Usaha Bersama, Raskin dan lainnya," tambah Menteri Sosial.

Lebih lanjut Menteri menjelaskan, apa yang dilakukan pemerintah tersebut dengan memberikan BLSM adalah demi mengurangi beban masyarakat. (tp)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.