Mensos Diminta Bereskan Data Penerima Bansos yang Semrawut

Ridho Permana, Kenny Putra

VIVA – Menteri Sosial Juliari Peter Batubara mengatakan bahwa data-data penerima bantuan sosial tunai untuk warga terdampak wabah Virus Corona di daerah selain DKI Jakarta belum lengkap.

Batas waktu input data penerima bantuan sosial tunai yang ditetapkan oleh permerintah sebenarnya pada 4 Mei 2020. Namun ada sejumlah daerah yang belum memasukkan datanya kepada pemerintah pusat.

"Per Senin malam, untuk memasukan data penerima bantuan tunai di daerah-daerah. Tapi masih banyak daerah yang belum memasukkan data penerimanya," ujarnya kepada wartawan, Minggu, 3 Mei 2020.

Kementerian Sosial sudah mendapatkan mandat dari Presiden Joko Widodo atas permasalahan itu. “Silakan Pak Mensos putuskan sendiri," kata Juliari, mengulangi pesan Jokowi kepadanya.

Kemensos sudah meminta untuk setiap daerah mempercepat proses pendataan penerima bantuan tunai dari presiden karena sudah berjalan selama tiga minggu. Juliari akan menggunakan kewenangannya untuk mengeksekusi keputusan itu.

Dia sangat menyayangkan, daerah yang terlambat memasukkan data penerima bantuan sosial. Khusus data penerima bansos di DKI Jakarta yang juga dilaporkan kurang akurat, Juliari akan membahasnya langsung dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Senin.

Dengan langkah ini, pembagian sembako bisa merata dan dapat diterima keluarga yang benar-benar membutuhkan. Warga kurang mampu yang belum menerima bantuan sama sekali diminta untuk segera melapor kepada ketua RT atau ketua RW.

Baca: Corona, Polisi Bongkar Praktik Prostitusi Online Anak di Bawah Umur