Mensos minta 5 siswi yang permainkan cara salat tetap sekolah

MERDEKA.COM. Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri ikut bicara angkat soal lima siswi SMA 2 Tolitoli Sulawesi Tengah yang mempermainkan gerakan salat sambil menari. Menurut Salim Segaf, kelima siswa tersebut perlu dibina bukan dikeluarkan dari sekolah.

"Penyelesaiannya menurut saya jangan sampai menimbulkan masalah baru. Kalau dikeluarkan dari sekolah tidak menyelesaikan masalah yang pertama," kata Mensos seperti dikutip dari Antara, Senin (22/4).

Mensos mengharapkan, para siswi tersebut harus tetap mengenyam pendidikan. Dan jika mengalami trauma, maka pekerja sosial harus mendampingi.

Saat ini kelima siswa yang mengunggah video mereka di situs youtube itu telah dikeluarkan dari sekolah.

Namun Mensos menegaskan, apapun itu yang dianggap melecehkan agama seperti melakukan gerakan salat sambil berjoget sudah menghina agama, dan jika berhubungan dengan permasalahan hukum harus diserahkan kepada yang berwajib.

Kelima siswi SMA tersebut melakukan gerakan seperti layaknya orang salat diiringi musik milik kelompok Maroon 5 yang diakui hanya sebatas iseng. Namun buah dari keisengan tersebut polisi sudah menjerat kelima siswi tersebut dengan pasal penistaan agama.

Sumber: Merdeka.com

LIHAT JUGA
Permainkan cara salat, lima siswi dikeluarkan dari sekolah
Kepala sekolah pingsan dua kali tahu siswinya permainkan cara salat
KPAI minta segera blokir video siswi dari YouTube
Polisi Bima periksa siswi pelaku tari telanjang
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.