Mensos Risma Dirikan Dapur Umum di Surabaya, Sediakan Makanan untuk Nakes

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menginstruksikan jajarannya untuk mendirikan dapur umum di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pendirian dapur umum itu sebagai upaya Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menyediakan makanan bagi tenaga kesehatan dalam menghadapi darurat pandemi Covid-19.

Dapur umum didirikan di area halaman Convention Hall Surabaya di Jalan Arif Rahman Hakim dengan wilayah penyaluran ke Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.

"Saya sudah belanja bahan-bahan untuk nasi dan kotaknya. Besok mulai penyaluran dan tadi ada permintaan dari Sidoarjo 1.500, Gresik 1.500 dan Surabaya 2000," ujar Risma dalam keterangan tulis, Senin (5/7/2021).

Makanan siap saji, kata Risma, berasal dari dapur umum agar bisa meringankan beban para tenaga kesehatan (nakes) dan para pasien yang tengah terbaring di rumah sakit. Dapur umum ini juga telah didirikan di Ibu Kota.

"Dapur umum juga telah didirikan di Jakarta yang melayani Bekasi, Bandung melayani Bandung Raya, serta Solo melayani Klaten dan sekitarnya," ungkap Tri Rismaharini.

Berbelanja sendiri

Risma mengaku, pada Minggu 4 Juli 2021 ia berbelanja sendiri kebutuhan dapur umum di Surabaya. Usai belanja bahan-bahan nasi dan kotaknya di Pasar Pucang Surabaya, ia juga sempat meninjau rumah sakit darurat Surabaya di lapangan tembak.

Operasional dapur umum di Surabaya selain dikelola Tagana, juga diperkuat pegawai dari balai milik Kemensos, yaitu Balai Besar Kartini Temanggung, Balai Antasena, Balai Margolaras Pati, dan Balai Satria Baturaden.

Sambil menunggu perkembangan lebih lanjut, untuk tahap pertama makanan siap saji dari dapur umum Surabaya akan disalurkan bagi para nakes, Penerima Manfaat (PM), serta para relawan.

Untuk operasional di lapangan, Menteri Sosial juga dibantu oleh Plt Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya, Anna Fajrihatin.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel