Mensos salurkan bantuan ke korban longsor Gowa

Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama Ketua Komisi VIII DPR RI Dr H Ashabul Kahfi didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyalurkan bantuan untuk korban longsor di Kabupaten Gowa, Sabtu.

Risma bersama Ashabul Kahfi bergerak ke titik lokasi longsor di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Setiba di lokasi, Ashabul Kahfi, Mensos Risma dan Andi Sudirman Sulaiman langsung meninjau beberapa titik longsor dan mengunjungi posko pusat bantuan longsor.

Kehadiran mereka, juga untuk memberikan motivasi bagi keluarga korban meninggal atau korban terdampak longsor di Gowa yang beberapa hari lalu terjadi.

Risma mengatakan dari laporan pihak setempat, korban meninggal dunia ada tujuh orang, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian.

Baca juga: Satu korban tanah longsor di Gowa kembali ditemukan

Baca juga: Jalan Poros Malino masih tertimbun material longsor

Sebagai bentuk respons, kata dia, pemerintah akan memberikan bantuan kepada ahli waris dan juga korban luka akibat longsor.

"Kita berharap mudah-mudahan selamat. Untuk korban meninggal dan luka itu kita akan berikan santunan untuk semua," ujarnya.

Setelah berdiskusi dengan pihak pemerintah setempat, Risma berharap ada pengerukan dasar sungai agar kekuatan debit air dari bukit mampu diminimalisir untuk penanganan antisipasi bencana, khususnya titik rawan longsor yang posisinya persis di atas sungai.

Sementara Anggota DPR RI Kahfi mengungkapkan kehadiran pemerintah merupakan langkah cepat negara terhadap musibah yang terjadi.

"Jadi kehadiran kami bersama Ibu Menteri adalah untuk mengunjungi keluarga korban dan ini merupakan bentuk kepedulian dan langkah cepat negara terhadap keluarga korban jiwa dan korban terdampak," kata Kahfi yang merupakan Ketua Partai Amanat Nasional Sulawesi Selatan ini.

Sebelumnya, Ashabul Kahfi sedang berada Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di Surakarta, Jawa Tengah. Namun, saat menerima kabar duka terkait longsor di Gowa, Kahfi memutuskan kembali ke Sulsel untuk meninjau kondisi dan dampak longsor bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia.*

Baca juga: Tim SAR di Gowa fokus pencarian korban dan bersihkan material longsor

Baca juga: Korban tanah longsor di Gowa bertambah menjadi lima orang