Mensos Serahkan Rp2,8 Miliar untuk Karanganyar

Karanganyar (ANTARA) - Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri menyerahkan bantuan sebesar Rp2,8 miliar untuk Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah yang dimanfaatkan guna mengatasi masalah kemiskinan.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Menteri Sosial kepada perwakilan penerima manfaat di Pendopo Bupati Karanganyar, Jawa Tengah, Senin.

Bantuan tersebut berupa stimulan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dalam kelompok usaha bersama (Kube) bagi 50 Kube atau 500 Kepala Keluarga dengan sasaran keluarga fakir miskin di wilayah perkotaan 25 Kube dan jumlah yang sama di wilayah pedesaan.

Masing-masing kelompok mendapatkan bantuan sebesar Rp30 juta sehingga jumlah seluruh bantuan untuk Kube mencapai Rp1,5 miliar.

Selain itu juga diberikan bantuan rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni bagi 125 kepala keluarga dengan sasaran keluarga fakir miskin dengan rumah tidak layak huni di wilayah perkotaan 50 KK dan di 75 KK di wilayah pedesaan, masing-masing sebesar Rp10 juta hingga total Rp1,250 miliar.

Pada kesempatan yang sama, Mensos juga menyerahkan bantuan untuk sarana dan prasarana lingkungan untuk wilayah perkotaan sebanyak satu unit sebesar Rp50 juta.

"Kita lihat saudara kita yang miskin masih banyak, lansia, terlantar, anak berhadapan dengan hukum, anak terlantar dan masih banyak saudara-saudara kita belum mempunyai rumah layak huni," kata Mensos.

Mensos mengatakan, saat ini sebanyak 2,3 juta KK masih tinggal di rumah tidak layak huni di seluruh tanah air.

Lebih lanjut Mensos mengaku senang dan bahagia atas terobosan yang dilakukan Bupati Karanganyar Rina Iriani untuk daerah dan masyarakatnya.

"Saya senang terobosan dan semangat masyarakat untuk tolong-menolong yang merupakan jati diri bangsa," kata Mensos.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani mengatakan, program Kementerian Sosial yang sudah berjalan di daerah tersebut seperti kelompok usaha bersama (Kube) sejak 2009, RTLH sejak 2010 untuk 100 KK dan berhasil memugar 275 unit rumah dari 4.100 RTLH.

"Pada 2012 mengajukan untuk 350 kk tapi terealisasi 125 kk. Tahun ini kita melibatkan TNI dan Polri untuk pengerjaannya," tambah Rina. (rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.