Mentan dan Bupati Pangkep bahas prospek pertanian

·Bacaan 1 menit

Menteri Pertanian H Syahrul Yasin Limpo dan Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau membahas prospek pertanian Kabupaten Pangkep yang berpotensi mendukung pertanian nasional.

Hal itu dilakukan Mentan dan Bupati Pangkep di sela olahraga di area kampus Universitas Islam Negeri Makassar pada Minggu, Minggu.

Yusran yang akrab disapa Aso mengaku diajak olahraga Minggu sehat bersama dengan Mentan dan para pejabat lainnya di area kampus UIN Makassar.

Dia mengatakan, Mentan selain berbagi cerita tentang kemajuan pertanian, juga memotivasi untuk mengembangkan pertanian di daerah, khususnya di Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Baca juga: Kementan pacu penggunaan aplikasi IMACE, permudah ekspor pertanian

Berdasarkan data Kementerian Pertanian diketahui, Sulawesi Selatan merupakan salah satu wilayah pengembangan Taman Teknologi Pertanian (TTP) dari lima provinsi di Indonesia.

Lokasi TTP dilaksanakan di Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) dan merupakan salah satu kekuatan inti perekonomian daerah yang selama ini baru dikelola sampai skala regional.

Salah satunya adalah sentra budidaya jeruk pamelo (jeruk besar) di Kabupaten Pangkep yang dikembangkan di dua kecamatan sentra pengembangan jeruk, yakni Kecamatan Marang dengan potensi areal 350 ha dengan jumlah 70.000 pohon dan Kecamatan Labakkang seluas 170 ha dengan 34.000 pohon.

Baca juga: Mentan imbau jangan gunakan lahan yang bisa menimbulkan persoalan

Orientasi pengembangan agribisnis jeruk besar sangat terkait dengan pembangunan masyarakat lokal, melalui pendekatan terpadu, untuk menggerakkan berbagai sumberdaya sebagai kekuatan utama untuk mewujudkan pengembangan agribisnis jeruk besar yang berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, Mentan juga sempat menyinggung jika pihaknya siap membantu pengembangan sektor pertanian dengan membantu para petani melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bersumber dari dana pribadinya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel