Mentan: Kenaikan Harga Pangan Peluang Bagi Indonesia

  • Pantai Garut Kaya Abalon, 1 Kg Laku Rp 1 Juta

    TRIBUNnews.com

    TRIBUNNEWS.COM - Siapa sangka, abalon bisa didapat dengan mudah saat musimnya di pantai selatan Garut. …

  • Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Tempo
    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 2013, pemerintah mulai menjalankan roadmap pengurangan subsidi listrik. Sejak saat itu, tarif listrik industri besar, menengah, dan rumah tangga mewah dinaikkan secara bertahap. Diharapkan, program ini dapat memangkas subsidi listrik sebesar Rp 10,96 triliun. (Baca juga : PLN Didesak Cabut Subsidi Rumah Mewah). …

  • Garuda Operasikan 16 Penerbangan di Bandara Halim

    Garuda Operasikan 16 Penerbangan di Bandara Halim

    Tempo
    Garuda Operasikan 16 Penerbangan di Bandara Halim

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai Garuda Indonesia akan mengoperasikan 8 slot penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Dengan demikian, kata Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Pujobroto, maskapainya akan mengoperasikan 16 penerbangan dalam sehari. …

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian Suswono mengatakan kenaikan harga pangan dunia menjadi peluang Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan produksi pangan seperti beras, kedelai, jagung dan gula.

"Kenaikan harga pangan dunia itu jadi peluang Indonesia karena untuk menggenjot pertumbuhan produksi pangan dalam negeri," kata Menteri Pertanian Suswono ketika dihubungi ANTARA, di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, pemerintah akan memprioritaskan peningkatan produksi komoditas pangan dalam negeri untuk mengatasi masalah kenaikan harga komoditas pangan dunia yang sedang terjadi beberapa bulan terakhir ini.

Dia menjelaskan, Kementerian Pertanian (Kementan) akan meningkatkan produksi beras rata-rata 1-2 ton per hektare dengan meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan tanaman terpadu.

Selain itu, petani akan didorong mengggunakan benih unggul, pemupukan berimbang serta penanganan pascapanen sehingga petani tidak banyak kehilangan hasil produksi.

Suswono mengatakan, Kementan akan memanfaatkan lahan-lahan suboptimal dengan meningkatkan indeks pertanamannya, dari sekali menjadi dua kali tanam.

Ia mengatakan, banyaknya lahan suboptimal itu karena selama ini banyak areal yang terkendala masalah air, dan ke depan akan dicari sumber air dari tanah atau sungai untuk mengoptimalkan lahan serta indeks pertanaman.

"Kita dihadapkan pada masalah konversi lahan, selain masalah iklim. Untuk mengimbanginya kami akan melakukan ekstensifikasi lahan sebesar 100 ribu hektare per tahun untuk mengimbangi konversi lahan pertanian ke sektor lain," katanya.

Dia mengatakan, secara umum produksi pangan lokal lebih kuat dibandingkan pangan impor karena persentasenya lebih besar. Suswono mencontohkan, produksi beras lokal mencapai 38 juta ton per tahun sedangkan beras impor kurang dari 2 juta ton.

"Kedelai memang masih dominan produk impor sekitar 70 persen, karena insentif harga yang diberikan kepada petani tidak menarik," ujarnya.

Dia mengatakan, Indonesia tidak terpengaruh dengan kondisi pangan global seperti beras, karena Indonesia memiliki sumber makanan karbohidrat yang lain, seperti jagung, sagu dan umbi-umbian.

"Sejauh ini Indonesia tidak akan sampai terjadi krisis pangan," katanya.

Sebelumnya, tiga lembaga pangan PBB telah mengeluarkan seruan bersama terkait tanggapan global yang cepat untuk mengekang kenaikan harga jagung, gandum, dan kedelai, guna menghindari krisis besar.


Ketiga lembaga itu adalah Program Pangan Dunia (WFP), Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) serta Dana Internasional untuk Pengembangan Pertanian (IFAD).

Ketiga lembaga itu memperingatkan bahwa kenaikan tajam harga pangan dalam beberapa bulan terakhir mengancam kehidupan yang lebih baik bagi puluhan juta orang. (tp)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...