Mentan: Peraturan Impor Buah Tak Perlu Salinan

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian Suswono mengatakan peraturan mengenai pembatasan impor produk holtikultura tidak memerlukan salinan karena sudah ada di Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 60 Tahun 2012.

Tanggapan tersebut menyusul pernyataan Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan yang mengaku belum menerima salinan tersebut.

"Tidak perlu lagi salinan. Karena Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) dan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) sama-sama menggunakan nomor 60 tahun 2012," kata Suswono di Gedung Kemenko Perekonomian di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, sebanyak 13 produk holtikultura tidak mendapatkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH), dalam enam bulan ke depan terhitung sejak Januari hingga Juni 2013.

"Ketiga belas produk itu adalah kentang, kubis, wortel, cabai, nanas, melon, Pisang, Mangga, Pepaya, Durian, Bunga Krisan, Bunga Anggrek dan Bunga Heliconia," ujarnya.

Pembatasan tersebut tertuang dalam Permentan Nomor Tahun 2012 dan Permendag Nomor 60 Tahun 2012 tentang Ketentuan impor produk hortikultura.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan mengaku belum menerima salinan soal larangan impor 13 jenis produk holtikultura dari Kementerian Pertanian."Pemerintah tidak akan pernah melarang impor," ujar dia.

Namun, ia tetap menghormati rekomendasi dari Menteri Pertanian yang melarang impor terhadap 13 produk holtikultura.

Untuk itu, menurut dia, pihaknya akan menggelar diskusi dengan Menteri Pertanian, Suswono agar keputusan ini tidak merembet pada pengaduan bahkan protes dari sejumlah negara produsen hortikultura.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...