Mentawai dan Maluku Diguncang Gempa pada Selasa 17 November 2020

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Gempa bumi kembali menggoyang wilayah Indonesia hari in, Selasa (17/11/2020). Dikutip dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga pukul 19.30 WIB, ada dua kali gempa yang terjadi.

Gempa pertama dilaporkan mengguncang Kelurahan Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat, pukul 08:44:07 WIB dengan magnitudo 6,3.

Saat terjadi gempa, getarannya terasa hingga kesejumlah wilayah dalam skala berfariasi. Antara lain Padang, Painan, Sipora, Padang Panjang, Bukititinggi, Pariaman, Kepahiang, Pasaman, Kerinci, Payakumbuh, dan Solok Selatan.

Kurang lebih dua jam berselang, gempa terjadi Kecamatan Kairatu, Seram Bagian Barat (SBB), Maluku.

Lindu berkekuatan magnitudo 3,4 getarkan kota ini pada pukul 09:56:04 WIB. Getarannya dirasakan hingga Kairatu dalam skala III MMI (Modified Mercalli Intensity) dan Ambon II MMI.

Berikut deretan gempa hari ini selengkapnya yang dihimpun Liputan6.com dari BMKG:

Gempa Tuapejat Mentawai

Ilustrasi gempa bumi (Photo: AFP/Frederick Florin)
Ilustrasi gempa bumi (Photo: AFP/Frederick Florin)

Gempa di Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Sumbar terjadi Selasa pagi, pukul 08:44:07 WIB. Bernagnitudo 6,3, gempa dilaporkan BMKG tak berpotensi tsunami.

Saat gempa terjadi, BMKG mendeteksi pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 10 kilometer.

Sedangkan lokasinya terletak pada koordinat titik 2,87 Lintang Selatan (LS) dan 99,07 Bujur Timur (BT). Atau tepatnya di 112 km barat daya Tuapejat.

Gempa Kairatu Maluku

Hari ini, Jumat, 30 Desember 2016, gempa guncang Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. (Ilustrasi Gempa: cdn.abclocal.go.com)
Hari ini, Jumat, 30 Desember 2016, gempa guncang Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. (Ilustrasi Gempa: cdn.abclocal.go.com)

Gempa kedua hari ini di Tanah Air terjadi di Kecamatan Kairatu, Maluku. Saat gempa terjadi, getarannya terasa hingga Kairatu dan Kota Ambon.

Lindu terjadi pada pukul 09:56:04 WIB dengan magnitudo 3,4.

Ada pun lokasinya terletak pada koordinat titik 3,44 LS dan 128,36 BT. Atau tepatnya di 11 km selatan Kairatu - SBB.

Sedangkan pusat gempa disebut BMKG terjadi di laut dengan kedalaman 10 kilometer.

Antisipasi Gempa

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: