Mentawai Diguncang Gempa Tiga Kali, Terbaru Bermagnitudo 6.4

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat diguncang gempa tiga kali sejak Senin (29/8) dini hari. Gempa pertama berkekuatan 5,2 magnitudo terjadi pukul 00.04 WIB.

Dilansir dari laman www.bmkg.go.id, di Jakarta, lokasi gempa terletak pada 1,00 derajat Lintang Selatan (LS) dan 98,58 derajat Bujur Timur (BT) yang berpusat 14 kilometer di kedalaman laut.

Tidak dilaporkan potensi tsunami akibat gempa tersebut. Namun, BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada atas kemungkinan gempa susulan.

Gempa kedua bermagnitudo 5,9 terjadi pukul 05.34 WIB. Lokasi gempa tidak bergeser terlalu jauh yakni 1.04 Lintang Selatan - 98.55 Bujur Timur.

Sementara, pusat gempa kedua berada di laut 156 km barat laut Kepulauan Mentawai. Gempa ini juga tidak memicu gelombang tsunami.

Mentawai kembali diguncang gempa untuk ketiga kalinya pada pukul 10.29 WIB. Gempa kali ini bermagnitudo lebih besar 6,4.

Lokasi gempa berada pada koordinat: 0.99 Lintang Selatan - 98.53 Bujur Timur. Berpusat pada 161 km Barat Laut Kepulauan Mentawai dengan kedalaman 10 Km.

Gempa tersebut tidak menyebabkan gelombang tsunami. Hingga saat ini belum ada laporan terkait kerusakan atau korban jiwa akibat bencana tersebut.

Indonesia merupakan salah negara rawan gempa di dunia, karena letaknya di kawasan cincin api (Ring of Fire). Sejak tahun 1950 hingga 2022, Indonesia tercatat memiliki 58 gunung berapi aktif.

Menurut laporan Smithsonian Institution Global Volcanism Program, Indonesia menduduki peringkat pertama negara dengan jumlah gunung berapi terbanyak di dunia per 5 Juni 2022.

Banyaknya jumlah gunung berapi aktif di Indonesia disebabkan oleh letak geografis negara yang berada di zona Cincin Api Pasifik atau The Pacific Ring of Fire, di mana 75 persen gunung berapi di dunia berasal dari kawasan ini. [ray]