Menteri Agus Ungkap Kejutan di Tengah PHK Pekerja Industri

Raden Jihad Akbar
·Bacaan 1 menit

VIVAMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, arus investasi masuk ke sektor industri naik di tengah pesatnya isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Pada saat pandemi COVID-19, Agus mengatakan, investasi untuk sektor industri pada periode Januari hingga September 2020 naik 37 persen dibanding periode tahun lalu.

"Di sini ada present surprise di mana salah satu yang bisa kita harapkan dari penyerapan tenaga kerja itu investasi bisa masuk," tutur Agus, Senin, 9 November 2020.

Baca juga: Kembangkan Toko Kelontongan, Cara UMKM Jaga Ekonomi Saat Pandemi

Adapun secara nominal, Agus menyatakan bahwa sektor industri telah menyerap investasi senilai Rp201,9 triliun. Investasi itu dikatakannya bisa mencegah PHK.

"Dan di 2020, industri serap investasi senilai Rp201,9 triliun. Jadi investasi itu merupakan kata kunci kita mencegah PHK dan menciptakan lapangan kerja baru," ucapnya.

Menurut Agus, isu PHK memang tidak terlepas dari dampak pandemi COVID-10. Makanya, dia memastikan pemerintah terus mendorong supaya industri tetap beroperasi.

"Kita harus memastikan industri bisa beroperasi, jadi sejak awal kita putar-putar otak bagaimana industri bisa tetap beroperasi di tengah ancaman pandemi," tutur dia.

Sebagai informasi, Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sudah lebih dari 5,6 juta tenaga kerja yang mengalami PHK dan dirumahkan akibat imbas dari pandemi COVID-19.

Pada Oktober 2020, sebanyak 2,1 juta tenaga kerja yang di-PHK dan dirumahkan tercatat data by name by address . Lalu, 3,5 juta datanya tidak lengkap.