Menteri Arifin lantik 31 pejabat pimpinan tinggi Kementerian ESDM

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 2 menit

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melantik 31 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian ESDM.

Dalam sambutannya pada acara pelantikan yang berlangsung di Jakarta, Senin, Menteri ESDM Arifin Tasrif berpesan agar para pejabat yang dilantik mempercepat penyelesaian program-program strategis kementerian.

Para pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik terdiri atas 25 pejabat yang mengalami rotasi, satu pejabat hasil seleksi terbuka, satu Direktur Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung, satu pejabat fungsional Penyelidik Bumi Ahli Utama, dan tiga pimpinan SKK Migas.

Acara pelantikan tersebut dihadiri dua pejabat secara langsung, sementara 29 pejabat lainnya secara virtual.

Baca juga: Kementerian ESDM: 101 stasiun pengisian kendaraan listrik terbangun

Arifin mengatakan pelantikan dan rotasi jabatan ini dilakukan dalam rangka penataan dan penyegaran organisasi di Kementerian ESDM, selain juga guna peningkatan kinerja organisasi serta percepatan program-program strategis Kementerian ESDM.

"Saat ini masih awal 2021, waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi kinerja sektor ESDM, karena pengelolaan energi dan sumber daya mineral diharapkan menjadi penggerak dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat yang erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi," kata Menteri Arifin dikutip dari laman Kementerian ESDM.

Menurut Menteri Arifin, pada 2021 Kementerian ESDM memiliki beberapa program strategis yang menjadi prioritas.

Di bidang migas, tahun ini pemerintah akan kembali membangun infrastruktur jaringan gas bumi untuk rumah tangga dan pembagian paket konverter kit BBM ke BBG untuk nelayan dan petani.

Baca juga: Kementerian ESDM sebut PLN tidak kelebihan listrik

Bidang minerba, program strategisnya adalah percepatan pembangunan smelter dan penyusunan kebijakan percepatan peningkatan nilai tambah batu bara.

Untuk ketenagalistrikan serta Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), pemerintah akan fokus membangun infrastruktur pembangkit listrik, transmisi listrik, gardu induk, dan pengembangan smart grid.

"Kita juga mendorong pemanfaatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dan kompor induksi listrik," tutur Menteri Arifin.

Sedangkan, di bidang geologi, modernisasi peralatan sistem mitigasi bencana geologi dan pengembangan pusat informasi geologi akan menjadi perhatian utama Kementerian ESDM.

Baca juga: Kementerian ESDM pastikan tak ada pemadaman listrik hingga Maret

Menteri Arifin pun meminta seluruh jajaran pimpinan sektor ESDM untuk terus meningkatkan kinerja dan sinergi serta membuat terobosan program dan kebijakan, agar seluruh program strategis yang ditargetkan tahun ini dapat tercapai dengan baik.

"Saya minta kepada seluruh jajaran Kementerian ESDM untuk meningkatkan kinerja dan sinergi serta membuat terobosan, agar target program strategis tersebut dapat tercapai, karena kinerja Kementerian ESDM akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Menteri Arifin juga berpesan kepada seluruh jajaran Kementerian ESDM untuk terus menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan dengan baik dan disiplin untuk mendukung upaya pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19.

"Semoga kita selalu diberikan kesehatan terutama di tengah situasi pandemi ini, sehingga kita dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Baca juga: Kementerian ESDM bangun 3.404 sumur bor air bersih