Menteri BUMN Erick Thohir ganti dirut PT PPI

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 1 menit

Menteri BUMN Erick Thohir merombak jajaran direksi BUMN perdagangan, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI, dengan salah satunya mengangkat Nina Sulistyowati sebagai direktur utama baru menggantikan Fasika Khaerul Zaman.

Corporate Secretary PT PPI Syailendra mengatakan Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN Republik Indonesia Zuryati Simbolon mewakili Menteri BUMN Erick Thohir selaku Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) melalui pertemuan virtual melakukan pemberhentian dan pengangkatan anggota direksi PPI.

"Hari ini kami telah menerima pergantian direksi PPI yang baru. Kami menyampaikan terima kasih atas bakti, dedikasi, dan kontribusi Bapak Fasika Khaerul Zaman, Bapak Anton Mart Irianto, dan Bapak Prasetiyo Indroharto untuk PPI selama ini. Kami juga mengucapkan selamat datang dan siap bekerja bersama dengan harapan bergabungnya Ibu Nina Sulistyowati dan Bapak Andry Tanudjaja ​​​​​, akan semakin meningkatkan kinerja perusahaan dalam mendukung rencana pemegang saham dalam proses holding pangan dan merger BGR ke dalam PPI," kata Syailendra dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Baca juga: PPI siap ikuti tahapan pembentukan holding BUMN pangan

Pemberhentian dan pengangkatan anggota Direksi PT PPI (Persero) dilakukan melalui surat Keputusan Menteri Negara BUMN selaku Rapat Umum Pemegang Saham Nomor: SK-92/MBU/03/2021 tanggal 18 Maret 2021, antara lain memberhentikan dengan hormat Fasika Khaerul Zaman sebagai direktur utama, memberhentikan Anton Mart Irianto sebagai direktur operasi, serta memberhentikan Prasetiyo Indroharto sebagai direktur teknik dan pengembangan.

Menteri BUMN kemudian mengangkat anggota direksi PT PPI yakni Nina Sulistyowati sebagai direktur utama serta Andry Tanudjaja sebagai direktur komersial dan pengembangan.

Dengan demikian susunan direksi baru PT PPI adalah sebagai berikut:

Nina Sulistyowati - Direktur Utama
Andry Tanudjaja - Direktur Komersial dan Pengembangan
Kindy Rinaldy Syahrir - Direktur keuangan, sdm dan umum
Eko Budianto - Direktur Operasi

Baca juga: Anggota DPR sebut "holding" pangan bisa jadi terobosan besar