Menteri Edhy: KKP-Pemda tingkatkan sinergi serap ikan untuk bansos

Faisal Yunianto

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menginginkan jajarannya di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah dalam rangka menyerap produk perikanan untuk bansos.

"Saya perlu ingatkan, kita sudah mengirim surat kepada Pemda tentang penyerapan ikan. Tolong kita memfasilitasi dan kuatkan, karena bisa saja pemda kurang mengetahui ikannya bisa didapat di mana saja," kata Menteri Edhy dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis.

Menurut Edhy Prabowo, salah satu langkah strategis untuk menyerap hasil perikanan pada masa pandemi COVID-19 antara lain dengan meminta pemda memasukkan produk perikanan dalam program bansos kepada warga.

Guna memastikan penyerapan berjalan maksimal, Menteri Edhy menginstruksikan jajarannya di daerah aktif membantu pemda. Bantuan tersebut, lanjut Edhy, dapat berupa informasi di mana saja tempat-tempat penghasil ikan yang harus segera diserap.

Menteri Kelautan dan Perikanan mengemukakan, keaktifan pegawai KKP di daerah sekaligus mengingatkan pemda yang selama ini belum memasukkan ikan sebagai item bansos.

Padahal, masih menurut dia, penyerapan punya dampak positif bagi daerah itu sendiri, di antaranya membuat perekonomian masyarakat perikanan tetap stabil.

Pegawai KKP, ujar Edhy, juga berperan untuk memastikan kualitas ikan yang dibagikan ke masyarakat penerima bansos.

"Ini penting untuk memastikan ikan yang dibagikan ke masyarakat adalah benar-benar layak konsumsi. Sehingga tidak ada keluhan kemudian hari, misal setelah makan ikan menjadi gatal-gatal," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan.

Edhy berharap penyerapan ikan untuk bansos dilakukan seimbang, antara ikan hasil tangkapan dan ikan hasil budidaya. Keduanya sama-sama memiliki nutrisi yang baik untuk meningkatkan imunitas dan perkembangan otak.

"Keaktifan akan semakin mengenalkan sektor perikanan ke masyarakat, semakin meyakinkan bahwa produk ikan adalah produk terbaik untuk meningkatkan daya tahun tubuh dan kecerdasan. Peran kita yang akan membuat sektor ini diminati atau tidak di tengah masyarakat," ucap Edhy.

Selain mendorong pemda, KKP juga menggandeng Kementerian Sosial dan dua BUMN perikanan yakni PT Perikanan Nusantara (Perinus) dan Perum Perikanan Indonesia (Perindo), untuk menyerap hasil perikanan.

Baca juga: Menteri Edhy: Optimalkan budidaya laut pada masa pandemi
Baca juga: Menteri Edhy ajak masyarakat Kepulauan Seribu budidaya rumput laut
Baca juga: Menteri KP upayakan budi daya tambak padat karya, serap banyak pekerja