Menteri ESDM : Cara lama inovasi migas tidak perlu diteruskan

Risbiani Fardaniah

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan cara lama yang tidak kompetitif tidak perlu diteruskan dalam inovasi migas.

Menteri ESDM Arifin Tasrif menyampaikan saat ini persaingan antarnegara semakin sengit dan perang dagang yang semakin ketat untuk memperebutkan investasi, pasar, dan kecepatan teknologi. Untuk menghadapi hal tersebut, Arifin mengatakan Indonesia harus memiliki terobosan dan cara-cara yang baru.

"Kecepatan, kreativitas, dan inovasi adalah kunci. Karena cara-cara lama yang monoton, yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi," ucap Menteri ESDM Arifin Tasrif di Jakarta, Jumat

Aparatur negara, sebut Arifin, harus terus untuk menciptakan inovasi sehingga kecepatan dalam melayani dapat ditingkatkan.

Baca juga: Menteri ESDM minta peningkatan aktivitas eksplorasi migas

Sedangkan pelayanan yang berbelit-belit dan menyulitkan masyarakat harus segera dihilangkan. "Tidak ada lagi pola pikir lama, kerja linier, dan kerja rutinitas. Birokrasi harus berubah dan kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja cepat beradaptasi dengan perubahan," ucapnya.

Menteri ESDM mengingatkan bahwa tugas birokrasi adalah memastikan rakyat terlayani dengan baik serta program-program pembangunan betul-betul tersampaikan dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Selain itu, Arifin meminta seluruh anggota ASN di Kementerian ESDM agar menjadi garda terdepan sebagai pengikat persatuan bangsa. "Saya mengajak kepada seluruh anggota KORPRI yang tersebar di seluruh Indonesia menjadi garda terdepan dalam merajut persatuan, menjaga tali persaudaraan sebagai satu saudara sebangsa dan setanah air," pungkas Arifin.

Baca juga: Menteri ESDM lantik 2 eselon II, direktur diminta awasi DMO batu bara