Menteri Hukum dan HAM Apresiasi Polda Kaltim dalam Memacu Jumlah Vaksin

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Balikpapan Terus menurunnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kaltim, mendapat apresiasi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly saat di Balikpapan pada Jumat (29/10/2021).

Kota Balikpapan yang menjadi satu-satunya wilayah yang menyandang zona merah dan kini berstatus oranye.

Tidak hanya itu Yasonna juga menyoroti kinerja Pemprov Kaltim, Polda Kaltim dan Kodam VI Mulawarman dalam menggencarkan vaksinasi Covid-19.

"Seperti yang disampaikan oleh Pak Gubernur bahwa Pak Kapolda Kaltim terus menggencarkan vaksinasi, tadi menyampaikan bahwa Kaltim termasuk vaksinasi sudah 70 persen. Termasuk baik sekali harus menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Nakes seluruh pemerintah daerah dan TNI serta Polri yang membantu Pemerintah Daerah untuk melakukan program vaksinasi,” paparnya dalam sambutan Pembukaan Sosialisasi Perseroan Perorangan dan Seminar Kemudahan Berusaha di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Peran Besar TNI dan Polri

Menkumham Yasonna H Laoly di Balikpapan Kaltim.
Menkumham Yasonna H Laoly di Balikpapan Kaltim.

Yasonna mengakui bahwa peran TNI dan Polri dalam kegiatan percepatan vaksinasi berjalan maksimal sehingga diharapkan percepatan herd immunity bisa lekas tercapai.

"Memang kita harus akui peran TNI-Polri sangat maksimal dalam hal ini juga bersama Pemda yang bekerja sama tentu semua agar kita bisa menahan laju pandemi Covid-19," katanya.

Kendati angka kasus terkonfirmasi terus menurun, Yasonna meminta kepada seluruh masyarakat agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tidak lengah.

"Seperti disampaikan Bapak Presiden kendatipun kita berhasil menekan laju penyebaran Covid-19 namun tetap disiplin protokol kesehatan. Dulu Indonesia paling berat dan sampai tidak diizinkan masuk ke negara lain, sekarang kita mengalami perubahan yang sangat signifikan dan diakui oleh negara-negara di dunia tetapi kita tidak boleh lengah," paparnya.

Pandemi Covid-19 di Kaltim

Sepasang warga yang mengenakan masker memegang payung saat mereka berkunjung ke Shanghai Bund di Shanghai, China, Senin (23/8/2021). Untuk pertama kalinya sejak Juli lalu, Otoritas Kesehatan China pada Senin (23/8) melaporkan nol kasus corona Covid-19 penularan lokal. (AP/Andy Wong)
Sepasang warga yang mengenakan masker memegang payung saat mereka berkunjung ke Shanghai Bund di Shanghai, China, Senin (23/8/2021). Untuk pertama kalinya sejak Juli lalu, Otoritas Kesehatan China pada Senin (23/8) melaporkan nol kasus corona Covid-19 penularan lokal. (AP/Andy Wong)

Tercatat berdasarkan data Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim pada Minggu (24/10/2021) tercatat dari sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim, lima wilayah di antaranya, yakni Samarinda, Balikpapan, Bontang, Berau dan Kutai Barat masuk zona oranye.

Sedangkan lima wilayah lainnya yakni Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Paser, Mahakam Ulu dan Kutai Timur berstatus zona kuning.

Di tempat yang sama Gubernur Kaltim Isran Noor menegaskan akan berkomitmen untuk terus menekan laju penyebaran Covid-19 bersama unsur Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim.

"Terjadi penurunan yang sangat bagus dan itu kami semua sepakat untuk tetap menjaga agar tidak boleh abai, saya bekerja sama dengan seluruh anggota Forkopimda Kepolisian, Tentara semua kami sepakat, " kata Isran.

Dia juga menambahkan terkait dengan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) khususnya SMA sederajat urung dilakukan. "Karena belum mendapatkan vaksin yang cukup atau belum mencapai standar herd immunity. Tapi kalau untuk SMP dan SD ke bawah itu kebijakan Bupati dan Walikota tapi saya sarankan hati-hati,” dia meminta.

Simak Video Pilihan Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel