Menteri Investasi Bahlil Lahadalia Janji Tarik 3 Investasi Baru di 2021, Termasuk Tesla?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, langsung mengambil ancang-ancang menarik investasi ke Indonesia. Salah satunya soal rencana perusahaan mobil listrik milik Elon Musk, Tesla masuk di Indonesia.

Tak hanya Tesla, Bahlil mengaku tengah berkomunikasi dengan perusahaan lain. Namun dia belum bisa menyampaikan lebih jauh terkait hal tersebut.

"Kita lagi ada fokus untuk melakukan komunikasi dengan Tesla, termasuk beberapa perusahaan lain yang mohon maaf saya tidak bisa sebutkan di sini, karena BKPM harus melakukan tindakan baru kita ngomong," ucapnya dalam sesi teleconference, Rabu (28/4/2021).

Bahlil menjanjikan akan ada dua sampai tiga investasi baru yang tertanam di Indonesia pada tahun ini.

"Tapi yakinlah bahwa di tahun-tahun ini ada dua-tiga barang baru yang saya akan sampaikan pada waktunya nanti," jelas dia.

Pasca menjabat sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM, dirinya telah menyiapkan sejumlah target jangka pendek, baik dari sisi internal maupun eksternal.

Dari sisi internal, BKPM disebutnya lama melakukan konsolidasi organisasi dalam waktu 100 hari karena ada perubahan struktur.

"Yang kedua, internal juga adalah bagaimana kita menyelesaikan proses pembangunan OSS (Online Single Submission), karena kita bulan Juni-Juli sudah harus on going," sebutnya.

Selanjutnya, Kementerian Investasi/BKPM juga akan melakukan konsolidasi dalam konteks sumber daya manusia (SDM), seperti perpindahan status pegawai pada sebuah instansi baru.

"Target eksternal adalah memang tidak bisa dipungkiri, karena BKPM ini kan selalu angka-angka. Jadi salah satu di antaranya adalah bagaimana realisasi investasi," ujar Bahlil.

Terungkap, Ini Bedanya BKPM dengan Kementerian Investasi

Logo BKPM
Logo BKPM

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menyebut, Kementerian Investasi yang dipimpinya saat ini memiliki perbedaan secara teknis dengan BKPM. Sebab BKPM hanya bisa mengeksekusi regulasi, peraturan pemerintah, Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah (PP).

"Kita (di BKPM) tidak bisa buat regulasi role model untuk permainan, tapi dengan Kementerian Invetasi bisa," ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (28/4).

Menurutnya Kementerian Investasi juga bisa berperan sebagai vocal point untuk menghubungkan, mengelaborasi, menjahit sektor-sektpr investasi dari kementerian teknis lainnya. Posisi hampir sama dengan kementerian lainnya.

"Kalo kemarin BKPM itu secara institusi BKPM itu lembaga ya g setara menteri. Jabatannya yang setara tapi kewenangan tidak sama dengan sekarang," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik dua menteri nomenklatur baru yaitu Nadiem Makarim sebagai Mendikbud Ristek dan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM.

Pelantikan tersebut dilakukan sesuai dengan Keputusan Presiden No 72/P/2021 Tentang Pembentukan dan Pengubahan Kementerian, Serta Pengangkatan Beberapa Menteri Negera Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Ini