Menteri Investasi yakinkan mahasiswa Jambi jadi pengusaha

Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Jambi (Unja), Rabu.


Pada kesempatan tersebut, Bahlil menyampaikan dorongan kepada mahasiswa untuk merubah pola pikir dan tujuan hidup menjadi karyawan atau pun Aparatur Sipil Negara (ASN) beralih menjadi entrepreneur atau pengusaha.

"Peluang pengusaha besar, karena jumlah pengusaha kita baru 3,6 persen, dibandingkan dengan negara tetangga kita kalah," katanya saat memberikan motivasi untuk usaha rintisan atau startup milenial di Unja.

Saat ini, kata dia, pemerintah terus mendesain agar mahasiswa memiliki minat yang kuat untuk menjadi pengusaha sehingga ke depan negara tidak terbebani lagi dalam konteks menciptakan lapangan pekerjaan.

"Salah satu kelemahan kita adalah terhipnotis menjadi karyawan," ujarnya.


Ia melanjutkan, menjadi pengusaha itu tidak lah sulit, tidak harus anak konglomerat atau anak pejabat. Orang dari mana saja berhak jadi pengusaha apalagi saat ini pengurusan izin usaha semakin dipermudah, ditambah akses permodalan dan teknologi platform yang semakin baik.

Dia menerangkan, modal terbesar menjadi seorang pengusaha bukan saja uang, namun memiliki jaringan yang luas menjadi kunci kesuksesan pengusaha sebab dengan jaringan akan mendapatkan modal.

"Buat jaringan, meyakinkan orang, produknya ada kemudian jalan," katanya mengajarkan mahasiswa.


Saat ini, kata dia, banyak program pemerintah yang diberikan untuk pelaku usaha seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa agunan. Sekarang banyak akses yang diberikan pemerintah, dimana undang-undang cipta kerja memberikan peluang bagi izin UMKM gratis.

"90 persen lebih ekonomi kita di dorong UMKM, bukan oleh pengusaha besar, bukan oleh korporasi besar, " ujarnya.