Menteri Kelautan: Sulbar potensial sebagai daerah pengelolaan ikan

Ganet Dirgantara

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sangat strategis dan potensial untuk dikembangkan sebagai daerah pengelolaan ikan.

Edhy Prabowo dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Sulbar, Selasa, mengatakan terdapat tiga potensi yang dimiliki Sulawesi Barat sehingga memiliki peluang strategis untuk dikembangkan sektor perikanannya.

"Sulbar memiliki produksi perikanan melimpah dan, memiliki terumbu karang yang indah serta memiliki potensi budidaya baik tawar maupun laut," ujar dia di Mamuju usai mendengar presentasi dari pemerintah setempat.

Baca juga: Menteri Edhy ingin kesulitan modal perikanan tuntas, tak lagi jadi isu

Oleh karena itu, ia mengatakan, tidak ada alasan pemerintah Sulbar untuk tidak bersemangat mengelola perikanan.

"Saat ini, membangun sektor perikanan dan kelautan harus dengan kemampuan serta potensi strategis yang kita miliki," katanya.

"Mudah mudahan anggaran yang ada nantinya bisa kita bagi ke Sulawesi Barat untuk budidaya, tetapi jika APBN belum cukup kita bisa bekerjasama dengan pihak swasta," ujarnya.

Baca juga: Menteri Edhy: Sektor kelautan dan perikanan bakal jadi pemenang

Menurut dia, permasalahan yang sering timbul di sektor perikanan adalah persoalan perizinan mengelola sektor perikanan.

"Tambak yang ada saat ini tidak seharusnya memiliki izin, dengan semangat nelayan untuk mengembangkan tambak saja itu sudah bagus, artinya ada investasi yang berjalan dan produksi yang berlangsung, baru setelah itu kita kenakan pajak," katanya.

Baca juga: Pekan depan Menteri Edhy bakal tinjau tambak udang di Parigi Moutong

Ia mengatakan, intinya adalah pembinaan, pemerintah harus membina nelayan.