Menteri KKP: Belitung berpeluang menjadi pusat budidaya perikanan

Biqwanto Situmorang
·Bacaan 1 menit

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Wahyu Sakti Trenggono menyebutkan Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berpeluang menjadi kawasan pusat budidaya perikanan laut karena kondisi alam dan infrastruktur yang mendukung.

"Saya melihat Belitung ini lautnya tenang dan ini adalah anugerah dari Tuhan," katanya ketika melakukan kunjungan kerja di Desa Pulau Seliu, Membalong, Belitung, Jumat.

Menurut dia, dengan kondisi perairan laut yang tenang jika dibandingkan dengan daerah lain maka Belitung bisa dikembangkan untuk menjadi pusat ekonomi baru sektor kelautan dan perikanan.

"Jadi bukan hanya pariwisata namun produktivitas perikanan bisa ditingkatkan," ujarnya.

Ia menambahkan, adapun budidaya perikanan yang dapat dikembangkan diantaranya budidaya ikan kerapu, kakap putih, lobster dan rumput laut yang selama ini menjadi komoditi andalan ekspor hasil laut dan perikanan Indonesia.

Dengan dikembangkannya budidaya perikanan secara masif, lanjut Wahyu, maka nantinya Belitung dapat menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kelautan dan Kemaritiman.

"Karena perlu diketahui bahwa asar dunia di sektor kelautan dan perikanan nilainya diperkirakan mencapai 162 miliar dolar AS dan Indonesia sebagai negara bahari seharusnya bisa untuk itu," katanya.

Baca juga: Menteri KKP tegaskan perangi penyelundupan ekspor benur
Baca juga: Menteri Trenggono ingin jadikan Lombok pusat budi daya lobster
Baca juga: KKP rancang peta jalan sektor kelautan dan perikanan 25 tahun ke depan