Menteri KKP Sakti Wahyu: Yang Baik Dilanjutkan, Buruk Dihentikan

Dusep Malik, Reza Fajri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sakti Wahyu Trenggono telah dilantik menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP). Usai dilantik di Istana Negara. Trenggono mengaku saat menjadi Menteri KKP dirinya akan melihat kembali permasalahan yang ada di kementeriannya.

"Barangkali 1-2 bulan ke depan saya akan belanja masalah untuk mengevaluasi semua apakah yang sudah dilakukan. Mana yang baik kita lanjutkan, yang tidak baik kita hentikan. Saya kira itu saja dulu," kata Trenggono di Istana Negara, Rabu 23 Desember 2020.

Menurut Trenggono, penunjukannya sebagai Menteri KKP cukup mengejutkan. Maka Trenggono mengakui dia juga harus belajar banyak mengenai kelautan.

"Terus terang ini adalah berita yang cukup mengagetkan. Saya harus banyak belajar tentang laut. Kita ini adalah negara kepulauan yang daratannya lebih sedikit dibandingkan dengan kelautan," ujar lulusan ilmu Teknik Industri ITB itu

Trenggono menyatakan laut Indonesia dan isinya adalah anugerah yang harus dikelola dengan baik dan bisa bermanfaat besar bagi bangsa. Karena itu dia mengaku akan melakukan terobosan terkait hal itu.

"Terobosan apa yang akan saya lakukan tentu sebagai lembaga atau kementerian yang menjaga laut, maka memastikan keberlangsungan daripada ekosistem di kelautan ini bisa berjalan dan tidak rusak," kata Trenggono.

Menurut pria yang sebelumnya menjadi Wakil Menteri Pertahanan ini, laut dan isinya harus bisa memberi manfaat yang besar kesejahteraan yang besar kepada bangsa Indonesia. (ren)