Menteri Luhut bakal luncurkan Gernas BBI di Kaltim

·Bacaan 1 menit

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dijadwalkan meluncurkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Samarinda, Kalimantan Timur, 12 Oktober 2021 mendatang.

"Berdasarkan hasil komunikasi yang kami lakukan, ada tiga menteri yang sudah memastikan hadir di Gernas BBI mendatang, di antaranya Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi," ujar Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setprov Kaltim Syafranuddin di Samarinda, Jumat.

Dalam jumpa pers di Kantor Gubernur Kaltim tersebut, Syafranuddin melanjutkan, tujuan Gernas BBI diantaranya adalah untuk mendorong permintaan lebih tinggi terhadap produk-produk dalam negeri umumnya dan produk lokal Kaltim khususnya.

Gelaran ini diharapkan dapat memacu semangat gotong royong dari seluruh elemen masyarakat untuk bangga dan cinta, kemudian dengan senang hati membeli produk dari usaha kecil dan menengah (UKM) Kaltim.

Menurut dia, Gernas BBI diluncurkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk mendukung pembinaan UKM, demi mewujudkan UKM yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.

"Ini juga sebagai bentuk konkrit keberpihakan terhadap UKM Kaltim, yakni dengan bangga dan membeli produk lokal. Termasuk merupakan upaya strategis dan wujud konkrit dalam melindungi, mendampingi dan memberdayakan UKM," katanya.

Ia melanjutkan, latar belakang digelarnya giat ini diawali dari keterbatasan yang dihadapi UKM, salah satunya keterbatasan dalam mengakses pasar, baik pasar nasional maupun pasar global.

"Untuk itu perlu dilakukan pembinaan untuk mengakses pasar dengan terus memperkuat kualitas, kuantitas, dan kontinuitas produknya, mengingat banyak UKM di Kaltim dengan keanekaragaman produk yang memiliki kualitas bagus," ujar Syafranuddin.

Baca juga: Peluncuran Gernas BBI di Provinsi Kaltim akan dihadiri 3.300 peserta

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel