Menteri Perdagangan tinjau pasokan dan harga bahan pokok di Kupang

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Sabtu, berkunjung di Kota Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk meninjau kondisi pasokan dan harga bahan pokok di pasar tradisional di daerah setempat.

Dalam pantauan, Zulkifli Hasan didampingi sejumlah pejabat kementerian dan di daerah berkunjung ke Pasar Kasih di Jl Kenari, Naikoten I, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang pada pukul 07.00 WITA.

Setelah tiba, Menteri langsung menyambangi sejumlah pedagang yang menjual minyak goreng, daging ayam, daging sapi, lombok, dan bawang untuk membelanjakan produk mereka dan berdiskusi terkait kondisi harga dan pasokan bahan makanan tersebut.

Sejumlah komoditas pangan yang dibelinya dalam jumlah bervariasi langsung dibagikan kepada masyarakat atau pengunjung pasar setempat.

Zulkifli Hasan mengatakan harga kebutuhan pokok di pasar setempat relatif stabil, meski ada bahan pangan yang sedikit mengalami kenaikan harga.

Baca juga: Mendag Zulkifli dorong UMKM manfaatkan platform digital

"Harga cabai merah di sini Rp80 ribu per kilogram, lebih mahal sedikit dengan di Jawa Rp70 ribu per kilogram tapi sudah turun jauh dari sebelumnya," katanya.

Sementara, harga komoditas lain seperti minyak goreng juga sudah normal Rp15.000 per liter, sedangkan harga bawang juga stabil karena sudah dipanen sehingga pasokan memadai. Demikian juga harga beras dan berbagai bahan makanan lainnya juga tidak mengalami perubahan.

Zulkifli Hasan berharap ketersediaan bahan pokok di NTT tetap memadai untuk menjawab kebutuhan masyarakat di provinsi berbasiskan kepulauan itu.

"Mudah-mudahan stok bahan pokok tetap ada dan harga juga terjangkau," katanya.

Baca juga: Mendag Zulkifli dorong UMKM manfaatkan platform digital

Baca juga: Mendag lepas ekspor baja senilai 4 juta dolar AS ke Selandia Baru

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel