Menteri Pertahanan AS Bilang Pasukannya Merasa Sangat Nyaman di Jerman

Mohammad Arief Hidayat, DW Indonesia
·Bacaan 1 menit

Jerman "sangat dihargai" sebagai tuan rumah pangkalan militer bagi tentara Amerika Serikat (AS). Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan hal tersebut kepada Menteri Pertahanan Jerman Annegret Kramp-Karrenbauer dalam percakapan telepon pertama mereka sejak Austin menempati posisi barunya, Kementerian Pertahanan Jerman mengatakan pada hari Kamis (28/01).

Tahun lalu, saat Donald Trump masih menjabat sebagai Presiden AS, ia memerintahkan penarikan nyaris 12 ribu pasukan AS di Jerman. Namun, kini para pejabat Jerman berharap perintah itu dicabut oleh pemerintahan baru yang dipimpin oleh Presiden Joe Biden.

Selama berbincang di telepon dengan Kramp-Karrenbauer pada hari Rabu (27/01), Austin "menekankan bahwa Jerman sangat dihargai sebagai sebuah pangkalan militer dan tentara Amerika merasa sangat nyaman di sini," lapor kantor berita The Associated Press.

"AS terus mempertimbangkan kehadirannya di Jerman sebagai bagian penting dari keamanan bersama," kata Kementerian Pertahanan Jerman melaui cuitannya di Twitter.

"Menteri Austin mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Jerman karena terus menjadi tuan rumah yang hebat bagi pasukan AS, dan menyatakan keinginannya untuk melanjutkan dialog tentang kondisi pasukan AS di Jerman," kata Pentagon dalam sebuah pernyataan.

Kedua pejabat juga membahas berbagai masalah lain, termasuk kerja sama NATO, pandemi virus corona, dan situasi keamanan di Afganistan dan Irak.

Sekitar 34.500 tentara AS ditempatkan di Jerman, yang menjadi tuan rumah bagi fasilitas militer utama Amerika seperti Pangkalan Udara Ramstein dan markas besar Komando Eropa AS dan Komando Afrika AS.

(Ed: rap/ha)