Menteri PPPA: Pentingnya peran Ibu untuk keluar dari krisis COVID-19

·Bacaan 2 menit

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menekankan pentingnya kehadiran peran Ibu untuk membawa bangsa Indonesia keluar dari krisis COVID-19.

Menteri Bintang mengatakan perjuangan perempuan sebagai Ibu Bangsa tidaklah berhenti hanya ketika Indonesia mencapai kemerdekaan.

"Jika dulu perempuan berjuang untuk menciptakan suatu bangsa baru bernama Indonesia, maka perempuan masa kini berjuang untuk ikut membawa bangsa ini bangkit kembali, keluar dari krisis akibat pandemi COVID-19," ujar Menteri Bintang dalam acara Puncak Hari Ibu di Kabupaten Sleman, DIY, Rabu.

Menteri Bintang mengatakan justru kehadiran Ibu Bangsa saat ini semakin diperlukan.

Baca juga: Peringatan Hari Ibu pengakuan capaian perempuan di sektor pembangunan

Baca juga: Hari Ibu diperingati, momentum perjuangan pergerakan perempuan

Saat ini, pengorbanan perempuan Indonesia terbilang besar akibat krisis kesehatan tersebut, baik sebagai tenaga kesehatan, sebagai ibu sekaligus perawat bagi anggota keluarga yang sakit, sebagai ibu sekaligus pendidik bagi anak-anak belajar di rumah maupun sebagai pekerja, pedagang, dan pengusaha.

"Mereka dengan caranya masing-masing, maupun bersama-sama, telah menjadi inovator pembangunan dan ikut serta dalam pembuatan kebijakan dan pengambilan keputusan, dalam melaksanakan lima agenda prioritas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dari Bapak Presiden," kata dia.

Puncak Peringatan Hari Ibu ke-93 diselenggarakan di dua lokasi dwitunggal Kongres Perempuan Indonesia yang pertama konferensi pers di Ndalem Joyodipuran dan puncak acara di Gedung Mandala Bhakti Wanitatama, Kabupaten Sleman, DIY.

Kegiatan berlangsung dengan acara napak tilas sejarah pergerakan kaum perempuan Indonesia, dan penayangan dokumentasi drama kegiatan Kongres Perempuan Indonesia pertama.

Dalam acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur DIY Paku Alam X, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada periode sebelumnya Linda Gumelar, Istri Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, dan Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo.

Baca juga: Peringatan Hari Ibu dilaksanakan di Kabupaten Sleman

Baca juga: Menteri PPPA: Ibu garda terdepan dalam pengasuhan berbasis hak anak

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel