Menteri PPPA puji ketangguhan anak-anak Muara Angke hadapi pandemi

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga menyebut anak-anak di Muara Angke, Jakarta Utara, adalah salah satu contoh ketangguhan anak-anak Indonesia saat menghadapi pandemi COVID-19.

"Bunda bangga kalian bisa melewati dua tahun masa pandemi yang sangat sulit. Kalian harus menahan diri untuk tidak bermain di luar, belajar di rumah, harus menjaga jarak, memakai masker saat beraktivitas dan segala keterbatasan lainnya," kata Menteri Bintang dalam acara "Peduli Anak Pasca-pandemi COVID-19 melalui Bakti Sosial untuk Anak" di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Angke Interaktif, Jakarta Utara, Rabu.

Pihaknya mengatakan pandemi COVID-19 menyisakan duka bagi sebagian anak karena orang tua mereka yang berpulang akibat COVID-19 maupun para orang tua yang kehilangan anak-anak mereka.

"Beberapa anak terpapar COVID-19 dan banyak teman sebaya kalian harus mengalami kedukaan karena salah satu atau kedua orang tuanya meninggal dunia karena COVID-19. Bunda yakin bahwa situasi ini akan membentuk kalian menjadi anak-anak yang tangguh, peduli sesama, dan semakin kreatif di tengah keterbatasan yang ada," katanya.

Pada Rabu, Menteri PPPA Bintang Puspayoga menyerahkan sebanyak 560 paket bantuan spesifik anak kepada anak-anak di RPTRA di Muara Angke.

Selain itu, pihaknya bersama Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) juga mengadakan bakti sosial pemeriksaan kesehatan di wilayah Muara Angke.

Bersamaan dengan kegiatan di Muara Angke, juga dilakukan pemberian bantuan dua ton makanan ikan olahan untuk anak-anak di tujuh lokasi, yakni Bantar Gebang sebanyak satu ton, Kampung Pemulung Cinere 100 kg, Sekolah Darurat Kartini 100 kg, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Jakarta 70 kg dan LPKA Tangerang 250 kg, Keboen Sastra 50 kg dan Yayasan Ukhuwah Sosial Lestari 50 kg.

Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (BKIPM-KKP) dan Ikatan Pimpinan Tinggi Perempuan Indonesia (PIMTI).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Anak Nasional 2022 yang puncaknya akan diperingati pada 23 Juli mendatang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel