Menteri Roy Siap Bantu KPK Tuntaskan Hambalang

TEMPO.CO, Jakarta- Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo mengatakan siap membantu menuntaskan kasus korupsi pembangunan pusat olahraga terpadu, Hambalang, Bogor, yang kini tengah dibidik Komisi Pemberantasan Korupsi. ”Saya tak akan menghalangi," kata Roy kepada Tempo di gedung Kementerian Olahraga, Rabu, 16 Januari 2013.

Pemilik nama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo ini mengatakan tak akan segan meminta mundur pegawainya bila terlibat dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Hambalang. ”Kalau ada yang terlibat, harus pilih, jangan sibuk dengan pemanggilan di KPK dan korbankan negara,” kata Roy.

Menurut Roy, untuk bisa menuntaskan kasus Hambalang, Kementerian Olahraga akan membantu dari segi teknis dan administrasi. ”Adapun masalah hukum adalah urusan KPK,” kata Menteri Roy. Urusan administrasi yang dimaksud, dia melanjutkan, bila KPK membutuhkan data-data teknis.  Roy menuturkan, Kementerian tak akan membentuk tim khusus untuk menyelidiki penyimpangan proyek bernilai total, Rp 2,5 triliun itu. ”Tak usah, diserahkan saja pada KPK.”

Sedangkan mengenai kelanjutan proyek Hambalang, Roy mengaku akan menyerahkan sepenuhnya pada Komisi Olahraga DPR. Menurut dia, di Komisi sudah ada panitia kerja Hambalang yang memang mempelajari apakah proyek ini bisa dilanjutkan atau tidak. "Kami akan komunikasikan semuanya pada Komisi Olahraga."

KPK hingga kini masih melakukan pengembangan penyidikan kasus Hambalang. Dalam proyek ini, KPK telah menetapkan dua tersangka, mantan Menteri Olah Raga yang digantikan Roy, Andi Alfian Mallarangeng, dan ketua Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga, Deddy Kusnidar. Andi sebagai Pengguna Anggaran dan Deddy sebagai Pejabat Pembuat Komitmen diduga menyalahgunakan kewenangan sehingga menimbulkan kerugian negara atau keuntungan pihak lain.

IRA GUSLINA SUFA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.