Menteri Sandi gelar pelatihan membatik di Ponpes di Banyuwangi

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno bersama Yayasan Indonesia Setara yang diinisiasi oleh "Rumah Sandiuno Indonesia" menggelar pelatihan membatik di Pondok Pesantren Roudlotul Muta'alimin, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin.

Dalam keterangan tertulis diterima ANTARA di Banyuwangi, kegiatan pelatihan membatik itu untuk meningkatkan kualitas masyarakat yang memiliki keunggulan dalam membatik.

"Kami melihat banyak sekali ibu-ibu yang memiliki keunggulan membatik. Ini kami siapkan karena Banyuwangi akan segera bangkit kembali sehingga harus dibangun agar memiliki daya saing dan menjadi oleh-oleh wisatawan," ujarnya.

Setelah pelatihan membatik, kata dia, ke depan akan dilakukan pendampingan dan diberi bantuan dalam pemasaran produk serta perizinan sebagai upaya menggerakkan perekonomian masyarakat.

Baca juga: Sandiaga apresiasi Banyuwangi pulihkan ekonomi lewat wisata olahraga

Baca juga: Menparekraf: Anggaran Kemenparekraf 2023 turun, hanya Rp3,3 triliun

"Mereka rupanya sangat antusias untuk mengembangkan industri batik, jadi kami akan melakukan pendampingan setelah ini dan membantu pemasaran, serta bantu perizinan-nya," ucap Sandiaga.

Sementara itu, Ketua Pondok Pesantren Roudlotul Muta'alimin Gusdur Muzi Muftadi Asimbari berharap pelatihan seperti ini dapat terus dibina sehingga memacu kreativitas masyarakat dan santri.

"Dengan pelatihan membatik ini sebagai gerakan atau kreativitas sehingga membatik ini dapat terus dididik dan dibina," kata Gusdur.

Ia menjelaskan nantinya pelatihan yang telah diselenggarakan akan diajarkan kembali kepada masyarakat sekitar dan juga santri.

Diharapkan, lanjut dia, kegiatan pelatihan tersebut dapat terus dilakukan sehingga dapat menaikkan ekonomi di pondok pesantren.

"Nanti akan diajarkan kembali ke santri atau masyarakat umum, tentu bisa menaikkan ekonomi di sini. Sekarang kan pondok pesantren itu mengajarkan untuk hidup mandiri. Jadi, tidak hanya mengaji kitab kuning, namun juga berdagang atau berproduksi," tutur dia.

Di sisi lain, kehadiran mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut juga sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya Pemkab setempat dalam upaya pemulihan ekonomi, salah satunya melalui wisata olahraga atau sport tourism.

Banyuwangi baru saja menjadi tuan rumah Liga Selancar Dunia atau World Surf League (WSL) 2022 yang merupakan ajang selancar paling bergengsi di dunia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel