Menteri Sosial kunjungi bocah korban pelecehan di Inhu

Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini mengunjungi bocah perempuan yang menjadi korban pelecehan oleh ayahnya sendiri di Desa Candirejo, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, Kamis.

Dalam kunjungan itu, Menteri Sosial didampingi Bupati Indragiri Hulu Rezita Meylani Yopi di Desa Candirejo, Kecamatan Air Molek.

Setelah berjumpa dan mendengar keluh kesah keluarga keluarga korban, Menteri Sosial RI juga memberikan bantuan sebagai bentuk perhatian.

Mensos Risma juga mengaku turut prihatin terhadap musibah yang dialami gadis berusia 12 tahun itu.

Mantan Wali Kota Surabaya ini juga akan membantu membangunkan rumah korban serta membiayai sekolahnya hingga selesai.

Menurutnya, korban selayaknya mendapatkan kesempatan untuk menikmati hidup layak dan melanjutkan pendidikan seperti anak-anak lain.

Baca juga: Mensos berikan santunan keluarga korban banjir di Lampung Selatan
Baca juga: Mensos Risma serap aspirasi warga nelayan Cilincing


Sementara pelaku YRA yang juga merupakan ayah kandung korban saat ini telah ditangkap polisi dan tengah menjalani proses hukum.

Korban selama ini tinggal dengan ayahnya, sementara ibunya telah pergi karena bercerai.

Mensos juga berpesan kepada masyarakat untuk meningkatkan rasa persatuan dan persaudaraan di lingkungan agar bisa mengidentifikasi masalah-masalah sosial yang terjadi.

Usai kunjungan itu, Menteri Sosial Tri Rismaharini langsung menuju Desa Talang Jerinjing meninjau salah satu warga ekonomi lemah dan berdialog dengan dengan masyarakat Talang Jerinjing di Kecamatan Rengat Barat.

Talang Jerinjing adalah salah satu desa di pusat kota pemerintahan dengan menyimpan sejumlah potensi dan adat budaya yang terus dipertahankan dengan baik.

Pada kesempatan itu, Bupati Indragiri Hulu Rezita Meylani Yopi menyambut baik kedatangan Menteri Sosial RI dan mengucapkan selamat datang di daerahnya.

Dalam penyambutan, Bupati Inhu didampingi Kapolres Inhu AKBP Bachtiar Alponso dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca juga: Dokter: Edukasi seksualitas penting untuk cegah pelecehan pada anak

Baca juga: Psikolog sebut pendidikan seksual penting cegah pelecehan pada anak

Baca juga: Polisi sebut kasus kekerasan seksual jangan di-"restorative justice"