Menteri Teten: 4 Juta UMKM Go Digital Selama Pandemi Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki membeberkan percepatan transformasi bisnis UMKM dari luring (offline) menjadi daring (online) di tengah pandemi Covid-19.

Selama pandemi berlangsung, tercatat 4 juta UMKM sudah go digital Angka ini menambah jumlah UMKM yang sudah beralih ke platform digital dalam kurun waktu 8 hingga 10 tahun.

"Catatan kami di awal 2020, baru ada 8 juta UMKM, selama 8-10 tahun, yang sudah digital. Tapi selama pandemi ada penambahan 4 juta hanya dalam beberapa bulan, sehingga sekarang jumlahnya 12 juta UMKM," ujar Menkop dalam acara HUT YLKI ke-48, Kamis (27/5/2021).

Teten melanjutkan, di tengah pandemi pula, jumlah konsumsi digital di Indonesia tumbuh dari 119 juta menjadi 130 juta, meningkat hingga 10 persen.

Hal ini diakibatkan dari perubahan perilaku konsumen yang berbelanja melalui kanal online ketimbang offline.

Dirinya menargetkan, jumlah UMKM go digital akan mencapai 30 juta di tahun 2024. "Karena memang pasti perubahan perilaku konsumen itu tidak terhindarkan," katanya.

Teten juga mendukung agar konsumen dapat menggunakan produk dalam negeri ketimbang produk impor, karena Kemenkop UKM telah memfasilitasi penyempurnaan produk lokal dan peningkatan standarnya.

"Kami kerja sama dengan BPOM, BSN, termasuk izin edar, sertifikasi halal dan juga SNI," katanya.

Jokowi Ingin UMKM Indonesia Naik Kelas

Pengunjung memilih produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dijual di M Block Market, Jakarta, Minggu (14/3/2021). M Block Market merupakan toko swalayan yang menjual 70 persen berbagai produk buatan dalam negeri. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Pengunjung memilih produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dijual di M Block Market, Jakarta, Minggu (14/3/2021). M Block Market merupakan toko swalayan yang menjual 70 persen berbagai produk buatan dalam negeri. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin menjadikan Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas ke-103 pada tahun ini sebagai momen kebangkitan produk buatan Indonesia.

Pelaku UMKM yang telah bisa menghasilkan produk berkualitas tinggi didoorong menguasai pasar dalam negeri dan lebih kompetitif di pasar global.

"Kebangkitan UMKM kita yang mampu hasilkan produk kualitas tinggi dan kuasai pasar dalam negeri, lebih kompetitif di pasar global, dan UMKM naik kelas," tutur Jokowi dalam Acara Puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia #FestivalJoglosemar: Artisan of Java, Yogyakarta, Kamis (20/5/2021).

Jokowi menegaskan UMKM menjadi pilar peting dalam kebangkitan ekonomi nasional. Alasannya jenis usaha para pelaku usaha sektor ini tersebar hingga ke pelosok wilayah.

Jenis usaha dan produknya beragam. Melibatkan banyak warga sekitar sehingga menciptakan lapangan kerja baru dan menyerap banyak tenaga kerja.

"Saya ingin tegaskan lagi UMKM pilar penting kebangkitan ekonomi kita," ungkap Jokowi.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel