Menteri Tifatul Berpantun, Sebut Mari Pangestu

  • Akhir April, Rel Ganda Lintas Utara Beroperasi

    Akhir April, Rel Ganda Lintas Utara Beroperasi

    Tempo
    Akhir April, Rel Ganda Lintas Utara Beroperasi

    TEMPO.CO , Jakarta - Jalur ganda rel kereta api lintas utara Pulau Jawa yang menghubungkan Jakarta-Surabaya dipastikan siap beroperasi pada akhir April 2014. pekan depan. Menurut juru bicara Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Muhartono, dari total jalur ganda sepanjang total 727 kilometer, hanya 8 kilometer yang belum siap 100 persen. (Baca : Double Track Kereta Lintas Jawa Rampung Maret). …

  • Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNnews.com
    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNNEWS.COM - Serikat karyawan Bank BTN mengingatkan, Bank Mandiri miskin pengalaman dalam hal penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR). …

  • Diakuisisi Mandiri,BTN Makin Rajai Kredit Properti

    Diakuisisi Mandiri,BTN Makin Rajai Kredit Properti

    Tempo
    Diakuisisi Mandiri,BTN Makin Rajai Kredit Properti

    TEMPO.CO , Jakarta - Meski menuai penolakan dari serikat karyawan, sejumlah analis menilai akuisisi PT Bank Tabungan Negara (Persero) oleh PT Bank Mandiri (persero) bakal memperkuat portofolio kredit keduanya. BTN diperkirakan akan memperkuat posisi di pasar properti. »Keberadaan BTN juga akan menambah portofolio kredit Bank Mandiri,” kata Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo, kepada Tempo. …

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, kembali membaca pantun dalam kata sambutannya. Kali ini ia menyebut nama Mari Pangestu dalam pantunnya. "Mari Pangestu jualan sirih, cukup segitu dan terima kasih," ujarnya menutup kata sambutan pada acara "Gelar Informasi dan Komunikasi Penyuluhan Perikanan" di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kamis, 29 November 2012. Seisi ruangan pun tertawa mendengar kalimat tersebut.

Dalam sambutan tersebut, Tifatul menyarankan Kementerian Kelautan dan Perikanan membekali para penyuluh kelautan dan perikanan dengan iPad. Menurut dia, teknologi tersebut akan memberi nilai tambah terhadap produksi para nelayan. Ia menjelaskan, saat ini nelayan di negara maju bukan hanya mencari ikan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan menyebut tahun ini ada 8.000 tenaga penyuluh di Indonesia. "Pada 2013, kualitas tenaga penyuluh akan ditingkatkan menjadi 10.000 orang," kata Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi, Indra Sakti. Ia menuturkan, penyuluh perikanan berperan dalam rekayasa teknik dan sosial, untuk percepatan pembangunan industri kelautan dan perikanan.

Mereka, kata Tifatul, bisa mencari ikan sekaligus menentukan jenis ikan yang ditangkap. Ia menuturkan, jika memiliki "gadget" seperti iPad, para nelayan dapat mengetahui harga pasaran ikan di luar negeri seperti Hongkong. Sehingga, kata dia, para nelayan bisa memilih tujuan ekspor.

Ia pun menyampaikan kondisi para nelayan di kampung halamannya. Di sana, para nelayan hanya melaut sampai sejauh enam mil. "Ketika ditanya, mereka menjawab, "Pak Tif, ini saja tidak habis dimakan"."

MARIA YUNIAR

Berita Terpopuler:

Seperti Apa Panasnya Rapat Jokowi-Ahok soal MRT?  

Hina Gus Dur, Sutan Bhatoegana Dimarahi Mahasiswa 

Soal Tendangan Bebas Indahnya, Ini Jawaban Andik 

Jokowi Pulang Nebeng Mobil Wali Kota 

Kicauan Para Artis Tentang Gol Spektakuler Andik 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...