Menu Jemaah Haji Tak Sesuai, Perusahaan Katering di Madinah akan Dipanggil PPIH

Merdeka.com - Merdeka.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menyoroti ketidaksesuaian menu yang diberikan salah satu perusahaan katering kepada jemaah haji Indonesia. Panitia akan memanggil layanan katering untuk mendapat penjelasan utuh perihal kejadian tersebut agar tidak terulang lagi.

"Ada beberapa jemaah walaupun tidak banyak menerima layanan katering sangat minim," kata Ketua PPIH Arab Saudi 1443 Hijriah, Arsad Hidayat, kepada Media Center Haji di Madinah. Hal itu disampaikannya usai rapat bersama PPIH daerah kerja Madinah dan Bandara.

Arsad mengatakan, pemerintah tidak akan segan melakukan tindakan tegas kepada perusahaan katering yang melanggar kontrak yang disepakati.

"Kami akan panggil seluruh layanan katering khususnya yang ada di Madinah agar kejadian tersebut tidak terjadi lagi," tegas Arsad.

Arsad tidak menjelaskan secara rinci perihal ketidaksesuaian pelayanan yang dilakukan perusahaan katering tersebut. Secara garis besar, katanya, hanya berkaitan dengan menu harian jemaah yang ada di Madinah.

"Menu saja, bukan masalah lain. Menu yang tidak sesuai dengan kesepakatan. Itupun jumlah sangat terbatas. Hanya beberapa sampel saja," jelas dia.

Pelayanan Akomodasi Sudah Benar

Dalam kesempatan yang sama, Arsad juga meluruskan soal kabar jemaah dan tempat penginapannya. Dia menjelaskan, setelah dilakukan pengecekan ke lapangan, apa yang dilakukan panitia sudah sesuai dengan tasrih atau surat izin yang dikeluarkan pihak baladiah atau pemerintah kota terkait penempatan jemaah pada hotel yang ditentukan.

Dia mengatakan bahwa persoalan tersebut hanya beda pandangan dari pemerintah dan pihak baladiah.

"Sebenarnya kita sudah sesuai menempatkan jemaah sesuai dengan izin tasrih yang telah diterbitkan tersebut. Nah ini mungkin masalah persepsi ya. Persepsi dari pihak sini, melihat bahwa itu terlalu padat. Tapi kami akan melakukan komunikasi dengan baladiah pemerintah kota terkait aturan tersebut," tegas Arsad. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel