Menuju Era Digital, Adira Finance Gelar Festival Pasar Rakyat 2020

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Pandemi covid-19 mendorong masyarakat untuk mengubah perilaku dengan menerapkan protokol kesehatan sebagai cara untuk mencegah penyebaran virus. Tak ada yang bisa menghindari kondisi ini, termasuk pedagang dan ekosistem pasar rakyat sebagai salah satu pihak yang terkena dampak.

Sebagai wujud kepedulian kepada pedagang dan ekosistem pasar rakyat, serta mengemban visi “Menciptakan Nilai Bersama untuk Meningkatkan Kesejahteraan”, Adira Finance melalui Adira Finance Syariah menggelar program CSR bertajuk Festival Pasar Rakyat (FPR) 2020 dari November hingga Desember 2020. Kegiatan ini , bekerjasama dengan Gerakan Pakai Masker (GPM) dan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (ASPARINDO).

Kerjasama ini ditandai dengan acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara Adira Finance dengan para mitra penyelenggara acara. “Sejalan dengan tagline “Sahabat Setia Selamanya” dan dalam rangka HUT Ke-30 Adira Finance, FPR 2020 akan menjadi saluran untuk memberikan edukasi mengenai protokol kesehatan, sekaligus mempersiapkan masyarakat pasar rakyat menuju era digital sebagai adaptasi kebiasaan baru.

FPR 2020 turut dihadirkan sebagai bagian pendukung kegiatan Festival Kreatif Lokal 2020, sebuah ajang untuk memotivasi pelaku UKM dan generasi muda, agar bersama-sama bangkit membangun perekonomian Indonesia. Dalam kesempatan ini, Adira Finance turut memberikan edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat dengan aksi memakaikan masker pada logo resmi di avatar media sosial perusahaan.

“Bagi kami, pasar rakyat memiliki posisi yang strategis di masyarakat, yaitu sebagai tonggak perekonomian bagi pedagang sekaligus sarana pengembangan ekonomi kerakyatan kreatif, edukatif, dan berbudaya. Selain itu, menjadi etalase kekayaan sebuah daerah serta kamus hidup kuliner Indonesia, sehingga memberikan karakter pada sebuah kota, dan menjadi destinasi wisata yang unik,” ungkap Swandajani Gunadi selaku Direktur SDM & Marketing Adira Finance, dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Rabu, 4 November 2020.

Aksi ini sebagai wujud dukungan, sekaligus pengingat untuk masyarakat agar senantiasa menggunakan masker sebagai cara mencegah penularan Covid-19. Pasar Rakyat memiliki posisi yang strategis di masyarakat, yaitu sebagai tonggak perekonomian bagi pedagang sekaligus sarana pengembangan ekonomi kerakyatan kreatif, edukatif, dan berbudaya.

Selain itu, menjadi etalase kekayaan sebuah daerah serta kamus hidup kuliner Indonesia, sehingga memberikan karakter pada sebuah kota, dan menjadi destinasi wisata yang unik.

Bangkit Bersama Sahabat

Ilustrasi Adira Finance
Ilustrasi Adira Finance

Mengangkat tema besar #BangkitBersamaSahabat, FPR 2020 mempunyai misi untuk meningkatkan pemahaman para pedagang, mengenai pentingnya menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan pasar rakyat, dan digitalisasi di pasar melalui program edukasi, pelatihan dan pendampingan.

Ini diperlukan agar usaha yang mereka jalankan dapat bertahan dan berkembang sebagai bentuk adaptasi teknologi, terutama di masa pandemi seperti saat ini. Bentuk edukasi kesehatan yang diberikan pada program FPR 2020 adalah terkait pencegahan Covid-19 pada 30 pasar yang tersebar di 6 kota Indonesia (Jakarta, Tangerang Selatan, Cirebon, Yogyakarta, Aceh dan Makassar), dengan cara membagi-bagikan masker kepada ekosistem di pasar rakyat. Kegiatan ini didukung penuh oleh GPM dan ASPARINDO.

Sigit Pramono, Ketua Umum Gerakan Pakai Masker, menegaskan bahwa mengajak masyarakat agar disiplin memakai masker adalah sebuah upaya mengubah perilaku masyarakat dari sebelumnya tidak terbiasa pakai masker menjadi terbiasa pakai masker. Jadi harus dilakukan secara masif, terus menerus, gotong royong, bersama-sama, dan melibatkan seluruh unsur masyarakat, seperti yang kita canangkan hari ini.

"Jika masyarakat, termasuk mereka yang berdagang di pasar rakyat disiplin memakai masker dengan benar dan protokol kesehatan lainnya, yaitu jaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, maka kita bisa mengendalikan pandemi. Bahkan jika di masa-masa mendatang, jika ada pandemi lagi, dan ini suatu keniscayaan, masyarakat sudah lebih siap. Karena masyarakat sudah memiliki budaya pakai masker dan hidup lebih sehat", ungkap Sigit.

Webinar peserta di 6 kota dengan tema Yuk Berdagang Secara Online

Kegiatan seru untuk menemukan UKM terbaik di Indonesia.
Kegiatan seru untuk menemukan UKM terbaik di Indonesia.

Selain edukasi kesehatan, terdapat juga rangkaian pelatihan melalui webinar yang digelar secara berkesinambungan untuk peserta di 6 kota, dengan tema “Yuk, Berdagang Secara Online”. Tema ini dibuat untuk memberikan sudut pandang kepada pedagang dan ekosistem di pasar mengenai pentingnya pemahaman akan sarana berdagang secara digital / online.

Di samping untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi, hal ini diharapkan turut membantu masyarakat pasar rakyat untuk tetap dapat berjualan di tengah keterpurukan kondisi ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Sejalan dengan yang dikatakan Sigit Pramono, Joko Setiyanto, Ketua ASPARINDO menambahkan bahwa kerja sama Adira Finance dengan GPM dan ASPARINDO di pasar-pasar rakyat sangatlah penting untuk menjaga kesehatan para pedagang dan pembeli serta para petugas di pasar rakyat. Karena pasar rakyat merupakan salah satu lokomotif ekonomi terutama di masa pandemi sekarang ini.

ASPARINDO sangat mengapresiasi kerja sama dengan Adira Finance dalam penyediaan masker dan memberikan edukasi tentang protokol kesehatan untuk para pedagang di pasar-pasar rakyat. Para peserta yang sudah mengikuti pelatihan di Webinar, selanjutnya akan diarahkan bergabung ke forum komunikasi dalam bentuk grup Whatsapp yang disediakan bagi masing-masing kota dimana FPR 2020 diselenggarakan, dan Facebook Fan Page.

Kedua platform ini akan menjadi sarana pendampingan bagi para pedagang pasar rakyat untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai pengembangan usaha mereka usai pelatihan.

Rencana Bangun Pasar Rakyat Corner

Kedepannya, Adira Finance berencana untuk membangun Pasar Rakyat Corner, aplikasi berbasis whatsapp, yang akan ditempatkan di kantor cabang Adira Finance yang secara posisi berada di sekitar Pasar Rakyat di daerah setempat, sehingga Pasar Rakyat Corner ini dapat menjadi channel tambahan bagi para pedagang pasar.

“Kami berharap dengan terjalinnya kerjasama antara Adira Finance dengan Asparindo Festival Pasar Rakyat 2020 dapat terus digelar secara berkelanjutan hingga di tahun-tahun mendatang, sehingga manfaat dari kegiatan ini dirasakan secara luas baik tidak hanya oleh ekosistem pasar rakyat, namun juga masyarakat luas dan ekosistem Adira Finance seperti konsumen dan mitra usaha. Sehingga ke depannya, kita dapat bersama-sama memberikan kontribusi terhadap kemajuan perekonomian Indonesia,” jelas Niko Kurniawan Bonggowarsito selaku Direktur Penjualan, Pelayanan dan Distribusi Adira Finance.

Di samping acara yang menargetkan pedagang dan ekosistem pasar rakyat, Festival Pasar Rakyat 2020 juga menggelar lomba fotografi dan menulis kreatif dengan tema “Keberagaman di Pasar Rakyat #BangkitBersamaSahabat”. Lomba digelar untuk mengajak partisipasi masyarakat lewat foto dan karya tulis, agar turut mendukung keberadaan pasar rakyat di Indonesia, khususnya saat ini karena terdampak pandemi Covid-19.

Untuk lomba fotografi, akan digelar secara virtual sehingga peserta dapat mengembangkan kreativitas mereka dengan cara meng-capture foto dari video kondisi pasar rakyat yang akan disebar melalui channel Youtube Adira Finance. Sementara lomba menulis digelar khusus buat teman-teman media, sehingga bisa mengajak masyarakat melalui karya tulisnya agar turut mendukung keberadaan pasar rakyat di Indonesia.