Menuju Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Dominan tetapi Kerap Kerepotan saat Berjumpa Myanmar

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan bersua Myanmar pada laga uji coba di Stadion Gloria Sports Arena, Antalya, Turki, Kamis (25/11/2021). Sejauh ini, Indonesia memiliki catatan oke kontra Myanmar, tetapi kerap kerepotan meraih kemenangan.

Saat ini, Timnas Garuda berada di Turki untuk melakukan training centre (TC) sebagai persiapan berlaga di Piala AFF 2020. Demi meraih hasil maksimal pada turnamen antarnegara di Asia Tenggara tersebut, Timnas Indonesia juga melakoni sejumlah laga uji coba.

Pada partai uji coba pertama, Indonesia gagal meraih kemenangan. Menghadapi Afghanistan di Stadion Gloria Sports Arena, Antalya, Selasa (16/11/2021) malam WIB, Skuad Garuda menyerah dengan skor 0-1.

Lawan berikutnya yang akan dihadapi Timnas Indonesia adalah Myanmar. Menjalani duel tersebut, Indonesia diharapkan bisa memetik kemenangan.

Hasil positif tak hanya meningkatkan kepercayaan diri jelang Piala AFF, tetapi juga mendongkrak posisi skuad Garuda di ranking FIFA.

"Semangat pemain jangan sampai hilang. Masih ada uji coba lagi melawan Myanmar dan harus menang," papar Ketua PSSI, Mochamad Iriawan.

"Pemain harus cepat melupakan kekalahan ini. Tetap semangat menjalani pemusatan latihan di Turki hingga mendapatkan hasil terbaik untuk Piala AFF," ujarnya.

Lantas, bagaimana catatan pertemuan Timnas Indonesia kontra Myanmar sejauh ini? Berikut ini adalah ulasannya.

vidio:Timnas Indonesia

Timnas Indonesia Dominan

Pemain Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, saat melakoni laga uji coba internasional kontra Myanmar di Stadion Mandalathiri, Mandalay, Myanmar, Senin (25/3/2019). Timnas Indonesia menang 2-0 dalam laga ini. (FA Myanmar)
Pemain Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, saat melakoni laga uji coba internasional kontra Myanmar di Stadion Mandalathiri, Mandalay, Myanmar, Senin (25/3/2019). Timnas Indonesia menang 2-0 dalam laga ini. (FA Myanmar)

Dilihat dari rekor pertemuan, terbentang sejarah panjang antara kedua negara. Timnas Indonesia dan Myanmar tim juga sudah saling mengenal kekuatan satu sama lain.

Sebelum berubah nama menjadi Myanmar, Indonesia pernah berjumpa Burma pada 1951. Dalam laga yang digelar di New Delhi itu, Timnas Indonesia menang 4-1 atas Burma.

Sejak berganti menjadi Myanmar, Indonesia semakin dominan. Berdasarkan statistik yang dicatat RSSSF, Skuad Garuda sudah 16 kali bersua Myanmar di seluruh ajang kompetisi.

Dari 16 pertemuan tersebut, Timnas Indonesia meraih sembilan kemenangan, tiga hasil imbang, dan menelan empat kekalahan. Meski memiliki catatan oke, Indonesia kerap kesusahan ketika berhadapan dengan Myanmar.

Dari empat laga terakhir, Timnas Indonesia meraih dua kemenangan, sekali imbang, dan menelan satu kekalahan. Berikut ini adalah catatan pertemuan kedua tim berdasarkan data dari RSSSF.

Head to head Timnas Indonesia Vs Myanmar:

Timnas Indonesia - Piala AFF 2020 (Bola.com/Adreanus Titus)
Timnas Indonesia - Piala AFF 2020 (Bola.com/Adreanus Titus)

9 September 1996: Indonesia 6-1 Myanmar (Piala Tiger)

29 Agustus 1998: Indonesia 6-2 Myanmar (Piala Tiger)

28 Agustus 2000: Indonesia 4-1 Myanmar (Piala Kemerdekaan)

12 November 2000: Indonesia 5-0 Myanmar (Piala Tiger)

15 Desember 2002: Indonesia 0-0 Myanmar (Piala Tiger)

25 Agustus 2006: Indonesia 0-0 Myanmar (Laga Uji Coba)

29 Agustus 2006: Indonesia 1-2 Myanmar (Laga Uji Coba)

25 Agustus 2008: Indonesia 4-0 Myanmar (Laga Uji Coba)

15 November 2008: Myanmar 2-1 Indonesia (Laga Uji Coba)

21 November 2008 Myanmar 2-1 Indonesia (Laga Uji Coba)

5 Desember 2008: Indonesia 3-0 Myanmar (Piala AFF)

30 Maret 2015 Indonesia 2-1 Myanmar (Laga Uji Coba)

4 November 2016 Myanmar 0-0 Indonesia (Laga Uji Coba)

21 Maret 2017 Indonesia 1-3 Myanmar (Laga Uji Coba)

10 Oktober 2018 Indonesia 3-0 Myanmar (Laga Uji Coba)

25 Maret 2019 Myanmar 0-2 Indonesia (Laga Uji Coba)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel