Menunggu Hasil Rapat The Fed, Rupiah Melemah ke 14.203 per Dolar AS

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada pembukaan perdagangan Kamis ini. Rupiah diprediksi melemah sepanjang perdagangan di tengah penantian hasil rapat bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed).

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pagi ini melemah 30 poin atau 0,21 persen ke posisi 14.203 per dolar AS, dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka p14.173 per dolar AS.

"Rupiah terlihat kembali mendekati zona atasnya di 14.200 per dolar AS. Saya melihatnya rupiah masuk dalam fase konsolidasi," kata analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Nikolas Prasetia dikutipd ari Antara, Kamis (28/10/2021).

Sementara itu, lanjut Nikolas, dolar AS sendiri juga terlihat bergerak konsolidasi dalam beberapa hari terakhir karena pelaku pasar memang menunggu kejelasan dari hasil rapat The Fed pada awal November mendatang.

"Tanda-tanda wait and see juga terlihat pada tingkat imbal hasil obligasi AS yang mengalami koreksi dari zona tertingginya," ujar Nikolas.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sentimen Domestik

Pekerja menunjukan mata uang Rupiah dan Dolar AS di Jakarta, Rabu (19/6/2019). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini Rabu (19/6) ditutup menguat sebesar Rp 14.269 per dolar AS atau menguat 56,0 poin (0,39 persen) dari penutupan sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar )
Pekerja menunjukan mata uang Rupiah dan Dolar AS di Jakarta, Rabu (19/6/2019). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini Rabu (19/6) ditutup menguat sebesar Rp 14.269 per dolar AS atau menguat 56,0 poin (0,39 persen) dari penutupan sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar )

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian COVID-19 pada Rabu kemarin mencapai 719 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,24 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 29 kasus sehingga totalnya mencapai 143.299 kasus.

Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 944 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,09 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 12.735 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 115,5 juta orang dan vaksin dosis kedua 70,11 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Nikolas mengatakan rupiah hari ini berpotensi bergerak ke kisaran 14.050 per dolar AS hingga 14.200 per dolar AS.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel