Menurut Dermatologis, Ini Alasan Mengapa Skincare Tidak Bekerja dengan Maksimal

·Bacaan 4 menit

Fimela.com, Jakarta Tak dapat dipungkiri lagi, perawatan kulit yang baik dapat menjaga kulit tetap terlihat sehat dan bercahaya dari waktu ke waktu. Namun terkadang, meski telah melalui banyak rangkaian perawatan dengan beragam produk skincare, kulitmu tidak kunjung membaik atau mengalami perubahan.

Faktanya, ada berbagai macam alasan yang menjadi penyebab produk perawatan kulit yang digunakan tidak bekerja di kulitmu. Mulai dari perubahan cuaca, menyimpan produk di tempat yang salah, hingga pengaruh konsumsi obat-obatan.

Beberapa alasan ini, perlu diketahui supaya penggunaan produk skincare tidak sia-sia begitu saja. Dilansir huffpos, berikut ini alasan mengapa skincare tidak bekerja maksimal pada kulit, seperti yang diuraikan oleh para ahli dermatologis.

1. Produk telah kadaluwarsa

Sama halnya makanan, produk perawatan kulit juga bisa kadaluwarsa yang membuatnya tidak seefektif sedia kala. Karena itu, penting untuk memeriksa tanggal kadaluwarsa pada label produk sebelum membelinya.

Tak hanya itu, dokter kulit bersertifikat, Blair Murphy-Rose mengungkapkan produk perawatan kulit yang telah dibuka pun juga bisa mengurangi umur simpannya. Sehingga produk tersebut harus segera dihabiskan.

"Biasanya terjadi sekitar empat bulan setelah pembukaan, karena meskipun tanggal kedaluwarsanya sudah dekat di masa mendatang, setelah dibuka, produk tersebut tampaknya tidak berumur panjang." terangnya.

2. Menyimpan produk di tempat yang salah

Meski sepele, menyimpan produk perawatan kulit di tempat yang salah bisa merusak manfaatnya lho. Rose mengatakan bahwa sinar matahari langsung atau lingkungan yang panas dan lembap dapat mengurai bahan aktif yang digunakan dalam produk.

"Serum vitamin C sering kali kedaluwarsa, dan karena itu akan kehilangan efek antioksidan kuat itu," jelasnya.

Menurutnya, cara terbaik untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari produk perawatan kulit apapun adalah dengan menyimpannya di tempat yang sejuk jauh dari paparan sinar matahari langsung, atau bahkan mendinginkannya. "Mendinginkan produk dapat memberikan manfaat tambahan yang digin dan menenangkan kulit." tambahnya.

3. Perubahan cuaca

Sudah menjadi rahasia umum, perubahan cuaca kerap kali merubah kondisi kulit sehingga penggunaan produk skincare menjadi tak efektif sebagaimana mestinya.

Seperti yang diterangkan oleh Peterson Pierre, seorang dokter kulit bersertifikat yang mengatakan bahwa masalah kulit bervariasi tergantung pada musim. Musim dingin kulit cenderung menjadi merah, kering, dan iritasi. Sementara musim panas yang lembap menyebabkan kulit menjadi berminyak.

“Faktor lingkungan pasti dapat mengganggu keefektifan rejimen perawatan kulit Anda, jadi penting untuk menyadarinya dan membuat perubahan yang diperlukan untuk menjaga kulit Anda tetap terlihat terbaik,” kata Pierre.

4. Perubahan hormonal

Ilustrasi Skincare. (Sumber foto: Humphrey Muleba/unsplash.com)
Ilustrasi Skincare. (Sumber foto: Humphrey Muleba/unsplash.com)

Perubahan hormonal juga dapat menjadi faktor besar. Baik itu saat sedang menstruasi, dalam masa kehamilan, hingga menopause yang bisa membuat produk perawatan kulitmu tidak bekerja secara maksimal.

Untuk mengatasinya, Pierre menyarankan agar sering mengganti produk perawatan kulit dengan kandungan bahan aktif yang dikhususkan memerangi jerawat, kekeringan, atau iritabilitas yang mungkin timbul.

“Kulit kamu bisa menjadi berminyak dan timbul jerawat atau bisa kusam, kering dan iritasi. Karenanya, penting untuk mengubah rangkaian perawatan kulit Anda dan beradaptasi dengan perubahan ini,” katanya.

5. Efek samping obat-obatan

Secara tidak sadar, obat-obatan yang dikonsumsi memiliki efek samping yang bisa memicu berbagai permasalahan kulit. Sehingga penting untuk berkonsultasi dengan dokter jika hal ini semakin mengkhawatirkan.

“Obat-obatan tertentu dapat merangsang produksi minyak dan jerawat, sementara yang lain dapat menyebabkan ruam dan kulit menjadi merah, kering, dan iritasi,” ujar Pierre. Menurutnya, cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan beradaptasi dengan obat-obatan tersebut dan merubah rangkaian produk yang digunakan.

6. Produk tidak digunakan pada waktu yang tepat

Salah satu alasan mengejutkan mengapa produk perawatan kulit tidak berfungsi sebagaimana mestinya ialah produk tersebut tidak digunakan pada waktu yang tepat. Misalnya seperti retinol yang semestinya harus digunakan sebelum waktu tidur.

“Retinol itu sangat penting, tapi perlu diterapkan pada malam hari sebelum tidur. Jika memakainya pada siang hari, maka manfaatnya akan hilang karena matahari," ujar Austin Cope, ahli kulit kosmetik bersertifikat.

Hal ini juga berlaku apabila produk perawatan kulit yang digunakan tidak diimbangi dengan penggunaan tabir surya di siang hari. Cope menegaskan, tabir surya wajib digunakan untuk melindungi kulit, sehingga perawatan kulit yang digunakan tidak menjadi sia-sia.

"Untuk mendapatkan perlindungan penuh, Anda perlu memakai tabir surya lebih banyak dari yang kamu kira perlu." tambahnya.

7. Malas melakukan eksfoliasi

Ilustrasi skincare /unsplash Brandless
Ilustrasi skincare /unsplash Brandless

Kurangnya eksfoliasi dapat menjadi alasan lain mengapa serum dan esens mungkin tidak berfungsi. Ahli kulit bersertifikat Marisa K. Garshick menjelaskan bahwa lapisan sel kulit mati dapat mencegah bahan-bahan produk menembus kulit secara efektif.

“Jika produk perawatan kulit tidak lagi membantu, akan sangat membantu jika kamu mempertimbangkan pengelupasan jika kamu belum melakukannya,” kata Garshick.

"Eksfoliasi beberapa kali seminggu membantu menghilangkan lapisan sel kulit mati, yang memungkinkan penetrasi bahan produk yang lebih baik."

8. Tidak konsisten dengan rutinitasmu

Satu alasan utama yang umum dilakukan banyak orang ketika merawat kulit adalah mereka tidak konsisten. Terkadang, kesibukan atau rasa malas menjadi penghalang seseorang untuk merawat kulit. Padahal hal ini bisa membuat perawatan kulit tidak bekerja lho.

"Alasan nomor satu produk berhenti bekerja dari waktu ke waktu adalah Anda tidak melakukannya secara konsisten," kata Cope. Ia menegaskan, konsistensi adalah kunci dari kesuksesan suatu produk. Jika tidak konsisten, maka produk yang Anda gunakan akan menjadi sia-sia.

"Konsistensi adalah kuncinya, karena begitu seseorang keluar dari konsistensi, mereka kemudian akan mulai bertanya-tanya mengapa perawatan tidak bekerja sebaik dulu." sambungnya.

Penulis: Hilda