Menurut Penelitian, Caramu Melihat Pasangan Tentukan Keutuhan Hubungan

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Dibutuhkan lebih dari rasa cinta jika ingin hubungan bertahan lama. Bisa jadi kecocokan kepribadian, pemahamanan bahasa cinta atau mungkin persahabatan, karena penelitian membuktikan bahwa caramu mendeskripsikan pasangan memengaruhi kelanggengan hubungan cinta.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Social Psychology menemukan bahwa orang yang menggambarkan pasangannya sebagai 'teman dekat' atau 'sahabat' ternyata mampu mempertahankan hubungan cinta lebih baik dibandingkan orang yang menganggap pasangannya sebagai 'belahan jiwa'.

Pasangan bagai teman akan jamin kelanggengan

ilustrasi pernikahan bahagia/Photo by Trung Nguyen from Pexels
ilustrasi pernikahan bahagia/Photo by Trung Nguyen from Pexels

Penelitian tahun 2014 ini secara tidak langsung menyarankan bahwa kamu harus mengenal seseorang secara mendalam dan perlahan terlebih dahulu sebelum memutuskan apakah dia cocok menjadi pasangan seumur hidup.

Perasaan kasmaran yang ditimbulkan atas dasar cinta akan mereda atau memudar seiring berjalannya waktu, namun perasaan nyaman karena telah cocok sebagai teman atau sahabat lebih susah didapatkan dalam hubungan cinta dan justru itulah yang mampu mempertahankan hubungan pernikahan jangka panjang.

Pada dasarnya setiap manusia akan selalu butuh teman atau sahabat, dan satu teman hidup yang cocok saja sudah cukup. Itulah yang sebenarnya kamu butuhkan jika dihadapkan pada urusan menentukan pasangan hidup, Sahabat Fimela.

#ElevateWoman with Fimela

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel