Menurut Penelitian, Teh Ternyata Baik Dikonsumsi untuk Lansia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Teh merupakan salah satu minuman yang cukup populer di dunia, di samping air mineral. Minum teh dinikmati bukan hanya ketika menemani waktu santai atau ngobrol bersama teman atau keluarga. Di samping itu, teh juga memiliki manfaat yang menyehatkan untuk tubuh terutama bagi para lansia.

Para lansia yang termasuk pecinta teh mungkin sudah sedikit merasakan manfaat kognitifnya. Itulah kenapa teh begitu disarankan untuk dikonsumsi ketika memasuki masa lansia.

Seperti diketahui, sistem kekebalan tubuh semakin melemah seiring bertambahnya usia. Ketika kondisi itu melemah, seseorang akan lebih rentan terhadap penyakit kronis. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menjaga kesehatan, baik ketika di usia muda atau tua.

Sebuah penemuan dalam studi baru menunjukkan, mengonsumsi lima cangkir teh dalam sehari dapat meningkatkan akurasi dan kecepatan reaksi bagi orang yang berusia di atas 85 tahun.

Penelitian yang dipublikasikan di The National itu menyatakan, peningkatan kognitif dapat membantu seseorang yang lebih tua untuk masih bisa melakukan banyak aktivitas.

Melansir laman Times of India, Kamis (25/2/2021), seorang pemimpin Pusat Penelitian Nutrisi Manusia di Universitas Newcastle, Edward Okello mengatakan, peningkatan kemampuan kognitif juga bukan hanya berasal dari senyawa yang ada pada minuman teh tersebut, tetapi mengobrol sambil menikmati teh juga berperan.

Dalam studi tersebut, para peneliti telah mempelajari data lebih dari 1000 partisipan berusia 85 tahun. Awalnya tujuan utama dari penelitian tersebut adalah untuk mencari bukti bahwa minum teh, khususnya teh hitam, dapat melindungi diri dari penyakit pikun (kehilangan ingatan) atau tidak.

Namun pada akhirnya, tim peneliti justru menemukan kesimpulan bahwa minum teh lebih banyak akan meningkatkan kecepatan psikomotorik. Mereka tidak menemukan hubungan antara minum teh dengan fungsi memori secara keseluruhan.

Manfaat lain

ilustrasi teh earl grey/Photo by Nathan Dumlao on Unsplash
ilustrasi teh earl grey/Photo by Nathan Dumlao on Unsplash

Beberapa studi lain yang dilakukan oleh peneliti dari National University of Singapore (NUS) dan Fudan University di Shanghai mengatakan, mengonsumsi teh walau sedikit setiap hari dapat menurunkan tingkat depresi pada lansia.

Selain itu, beberapa makalah yang diterbitkan sebelumnya pun menyebutkan bahwa senyawa dalam teh dapat meningkatkan mood, mencegah kanker, dan meningkatkan umur panjang.

Jenis teh yang baik

Salah satu teh yang baik dikonsumsi dan juga direkomendasikan oleh beberapa penelitian adalah teh hitam tanpa tambahan pemanis. Hampir semua teh memiliki senyawa yang sama. Oleh karena itu, ada kemungkinan seseorang mendapatkan manfaat bahkan dari teh biasa. Asalkan Anda memastikan untuk tidak mencampurkannya dengan gula berlebih atau bahkan seharusnya tanpa gula.

Reporter: Aprilia Wahyu Melati